Hyundai Tunjuk Pimpinan Baru Atur Strategi Kawasan Asia Tenggara

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 04 Maret 2026 | 11:19 WIB
Hyundai Tunjuk Pimpinan Baru Atur Strategi Kawasan Asia Tenggara
Ilustrasi Logo Hyundai. (Foto: Hyundai)
baca 10 detik
  • Hyundai Motor Asia Pacific menunjuk Yukontorn Wisadkosin (Vickie) sebagai Presiden ASEAN efektif mulai Maret 2026.
  • Vickie akan bertanggung jawab memimpin operasional terintegrasi Hyundai di lima negara utama kawasan ASEAN.
  • Penunjukan ini bertujuan mendorong integrasi strategis dan pertumbuhan berkelanjutan Hyundai di pasar ASEAN.

Suara.com - Hyundai Motor Asia Pacific (HMAP) mengumumkan penunjukan Yukontorn Wisadkosin (Vickie) sebagai Presiden ASEAN, efektif per Maret 2026.

Vickie akan memimpin operasional terintegrasi Hyundai di kawasan ASEAN yang mencakup Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Vietnam, serta melapor langsung kepada Don Romano, Presiden Hyundai Motor Asia Pacific yang baru ditunjuk.

Dalam peran barunya, Vickie akan menerjemahkan strategi Kantor Pusat Asia Pasifik ke dalam aksi regional yang terkoordinasi, mendorong integrasi strategis, memperkuat keselarasan antarnegara, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang di seluruh kawasan ASEAN.

Sebagai sosok yang memiliki keahlian mendalam di kawasan ASEAN dengan pengalaman praktis yang luas, Vickie membawa lebih dari dua dekade pengalaman kepemimpinan senior di industri otomotif dan sektor konsumen. 

Sebelumnya, sebagai President, ASEAN Markets and Asia Pacific Distributor Markets di Ford, ia memimpin ekspansi lintas negara dan menghadirkan pertumbuhan berkelanjutan di berbagai pasar regional yang sangat kompetitif.

“Keahlian regional Vickie, kapabilitas kepemimpinan, serta pemahamannya yang mendalam terhadap pasar ASEAN menjadikannya sosok yang sangat tepat untuk memimpin fase pertumbuhan Hyundai berikutnya di kawasan ini,” ujar Don Romano, Presiden Hyundai Motor Asia Pacific, Rabu (4/3/2026).

“Penunjukan ini juga mencerminkan komitmen kami dalam memperkuat kepemimpinan perempuan di tingkat global dalam Hyundai,” sambungnya.

“Saya merasa terhormat dapat bergabung dengan Hyundai Motor Asia Pacific dan antusias untuk bekerja bersama tim di seluruh ASEAN,” ujar Yukontorn Wisadkosin. 

“Bersama-sama, kita akan membangun keselarasan regional yang lebih kuat, mempercepat transformasi, serta menghadirkan nilai jangka panjang bagi pelanggan dan mitra kami,” pungkasnya.

baca juga

Penunjukan ini semakin menegaskan komitmen Hyundai dalam membangun organisasi ASEAN yang lebih terintegrasi, lincah, dan siap menghadapi masa depan, sekaligus memposisikan Hyundai untuk pertumbuhan berkelanjutan dan daya saing jangka panjang di kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya

Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya

Otomotif | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:25 WIB

Nissan Magnite vs Honda WR-V vs Hyundai Venue Mending Mana?

Nissan Magnite vs Honda WR-V vs Hyundai Venue Mending Mana?

Otomotif | Kamis, 19 Februari 2026 | 16:00 WIB

Hyundai Prediksi Penjualan Mobil Listrik Bakal Melampaui Mobil Hybrid Tahun Ini

Hyundai Prediksi Penjualan Mobil Listrik Bakal Melampaui Mobil Hybrid Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 18 Februari 2026 | 12:01 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×