- Total tarif tol dari Yogyakarta menuju Jakarta untuk mobil pribadi adalah Rp622.500.
- Rute melewati Gerbang Tol Prambanan hingga Jakarta-Cikampek, pastikan saldo e-toll terisi penuh sebelumnya.
- Selain kecukupan saldo, periksa kondisi fisik kendaraan agar perjalanan arus balik tetap aman.
Suara.com - Usai merayakan momen mudik Lebaran 2026, persiapkan secara matang perjalanan arus balik Anda dengan mengecek rincian tarif tol dari Yogyakarta menuju Jakarta. Pastikan saldo kartu e-toll sudah terisi penuh agar perjalanan melewati ruas Tol Trans Jawa menjadi lebih lancar tanpa drama tersendat di depan gerbang tol.
Bagi pengguna kendaraan golongan I (mobil pribadi, sedan, jip, pikap, atau truk kecil), perjalanan kembali ke Ibukota memang membutuhkan persiapan anggaran tersendiri. Berdasarkan akumulasi data dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), biaya tol yang harus dibayarkan dihitung berdasarkan jarak tempuh dan jumlah ruas yang dilewati.
Biar Anda bisa merencanakan pengeluaran perjalanan dengan lebih presisi, mari kita bedah rincian biayanya dari titik awal keberangkatan hingga sampai di Jakarta.
Rincian Lengkap Tarif Tol Yogyakarta ke Jakarta
Perjalanan arus balik ini akan dimulai dari kawasan Jogja dan sekitarnya, merayap naik ke arah Jawa Tengah, hingga akhirnya tiba di ujung barat Pulau Jawa. Berikut adalah rincian tarif tiap ruas tol yang akan Anda lewati:
- Tol Solo–Jogja (via GT Prambanan): Rp57.000
- Tol Semarang–Solo: Rp92.000
- Tol Semarang ABC: Rp6.000
- Tol Batang–Semarang (Kalikangkung): Rp144.500
- Tol Pemalang–Batang: Rp53.000
- Tol Pejagan–Pemalang: Rp66.000
- Tol Kanci–Pejagan: Rp31.500
- Tol Palimanan–Kanci: Rp13.500
- Tol Cikampek–Palimanan (Cipali): Rp132.000
- Tol Jakarta–Cikampek: Rp27.000
Jika kita jumlahkan seluruh rute di atas, maka total tarif tol yang wajib disiapkan untuk perjalanan balik dari Yogyakarta menuju Jakarta menyentuh angka Rp622.500.
Tips Nyaman Selama Arus Balik
Melihat nominal yang tidak sedikit tersebut, sangat diimbau bagi pemudik untuk melakukan pengisian saldo uang elektronik (e-toll) dari jauh-jauh hari.
Percayalah, kehabisan saldo di tengah antrean panjang gerbang tol saat volume kendaraan sedang membeludak adalah mimpi buruk yang harus dihindari.
Selain urusan saldo e-toll, kelancaran arus balik juga sangat bergantung pada manajemen waktu dan kondisi fisik.
Pilihlah waktu keberangkatan yang sekiranya menghindari jam-jam puncak kemacetan. Jangan lupa, cek juga kondisi vital kendaraan seperti tekanan ban, oli, dan rem untuk memastikan perjalanan pulang Anda bersama keluarga tetap aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.