- Toyota meluncurkan New Veloz Hybrid di Indonesia untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 40% melalui teknologi baterai lithium-ion.
- Baterai diletakkan di bawah jok penumpang depan untuk menjaga keseimbangan bobot serta memaksimalkan ruang kabin dan area bagasi.
- Sistem self-charging memudahkan mobilitas pengguna, sementara Auto2000 memberikan garansi baterai hybrid hingga 8 tahun atau 160.000 kilometer.
Suara.com - New Veloz Hybrid menjadi salah satu produk pendatang baru dari Toyota untuk melengkapi jajaran produk elektrifikasinya di Indonesia.
Sebagai produk elektrifikasi pendatang baru, mungkin masih banyak yang belum paham bagaimana kerja baterai dari New Veloz Hybrid.
“Seiring kehadiran New Veloz Hybrid, perlu memahami teknologi pada mobil hybrid Toyota. Salah satunya adalah baterai sebagai energi untuk menggerakkan motor listrik. Baterai tegangan tinggi ini menjadi salah satu komponen penting pada Hybrid EV Toyota agar lebih hemat bensin dan rendah emisi,“ kata Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, Jumat (3/4/2026).
Jenis Baterai
Toyota New Veloz Hybrid EV menggunakan baterai lithium-ion kompak berkapasitas sekitar 0,7 kW untuk menghasilkan tenaga 80 PS pada motor listrik.
Baterai tegangan tinggi ini meningkatkan efisiensi bahan bakar sekitar 40% dibandingkan model bensin yang dibuktikan dengan konsumsi bensin seirit 28,9 km/liter.
Lokasi Baterai
Toyota menempatkan baterai hybrid pada mobil keluarga ini di bawah jok penumpang depan. Sehingga tidak mengurangi area kabin dan bagasi dan menjaga titik keseimbangan bobot kendaraan.
Lokasinya mirip dengan baterai milik New Kijang Innova Zenix Hybrid EV yang sudah terbukti keandalannya.
Menganut Self Charging System
Salah satu keunggulan Hybrid EV adalah kemampuan isi ulang baterai secara otomatis sehingga tidak dibutuhkan fasilitas charging spot. Hal ini jelas mempermudah mobilitas pelanggan sampai daerah terpencil sekalipun karena tidak perlu khawatir daya baterai habis.
Masih Ada Aki Kecil
Hybrid EV Toyota tetap memakai aki kecil atau auxiliary battery. Tugasnya adalah menyuplai daya listrik ke sistem kelistrikan tegangan rendah 12 Volt, seperti lampu, sistem audio, klakson, dan komponen elektronik lainnya, termasuk Electronic Control Unit (ECU). Dan suplai daya listrik berasal dari motor generator.
Aki kecil tetap membutuhkan perawatan rutin supaya tidak soak yang membuat mesin bensin tidak dapat dinyalakan. Jika terjadi kendala, bisa segera datang ke bengkel resmi.
Jangan Tutup Kisi Udara Pendingin Baterai
Terdapat kisi-kisi di sisi penutup baterai Toyota New Veloz Hybrid EV untuk menyalurkan udara sebagai pendinginnya. Berkaca dari Toyota New Kijang Innova Zenix Hybrid EV, banyak penggunanya yang menutup kisi udara tersebut sehingga sistem pendingin terganggu. Jangan pernah menutup kisi udara supaya baterai tidak overheat dan tahan lama.
Warranty Baterai Hybrid dan Aki Kecil
Sesuai kebijakan prinsipal, Auto2000 memberikan garansi sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku, yakni aki kecil mendapat warranty selama 1 tahun atau 20.000 km, mana yang tercapai terlebih dahulu.
Sedangkan untuk baterai hybrid memiliki masa warranty selama 8 tahun atau 160.000 km, mana yang tercapai terlebih dahulu.
Panaskan Mobil Jika Ditinggal Lama
Saat meninggalkan mobil hybrid dalam waktu lama, sebaiknya tetap ada orang yang standby untuk memanaskan mesin setidaknya setelah 3 hari ditinggal supaya daya aki kecil terisi dan oli mesin bersirkulasi.
Mobil Tidak Bisa Berjalan Ketika Motor Listrik Mati
Saat motor listrik mati atau rusak, kendaraan seperti New Veloz Hybrid sama sekali tidak bisa dijalankan karena untuk menghidupkan mesin menggunakan daya dari motor listrik (MG1).