- VinFast mendaftarkan paten desain SUV 7-seater baru di DJKI dengan tampilan lebih agresif.
- Desain mobil ini masih misterius karena belum ada di jajaran line up global VinFast.
- Kehadirannya diprediksi meramaikan pasar mobil listrik tujuh penumpang dengan harga yang sangat kompetitif.
Suara.com - Pabrikan otomotif asal Vietnam, VinFast, diam-diam memberikan kejutan dengan mendaftarkan paten desain mobil berjenis SUV misterius di Indonesia. Langkah ini seolah menjadi sinyal kuat bahwa mereka siap menggebrak pasar kendaraan keluarga ramah lingkungan dengan amunisi baru yang belum pernah terungkap sebelumnya.
Kehadiran desain kendaraan teranyar ini resmi tercatat di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) lewat Berita Resmi Desain Industri No.19/DI/2026. Berkas paten tersebut diajukan langsung oleh VinFast Trading and Production Joint Stock Company yang bermarkas di Vietnam.
Kalau diperhatikan sekilas, posturnya memang memiliki aura kemiripan dengan seri VF 7 yang sempat mencuri perhatian di panggung GIIAS 2025 lalu. Namun jika ditelisik lebih detail, ada rombakan bodi yang cukup mencolok, salah satunya pada kaca belakang yang ditarik memanjang hingga menyentuh pilar D untuk memberi ruang ekstra di kabin.
Yang paling mengundang rasa penasaran, wajah kendaraan ini tampil jauh lebih garang berkat gril super besar berkelir hitam pekat. Bentuk ini jelas keluar dari pakem desain masa kini yang biasanya tampil klimis dengan gril tertutup dan pendaran LED bar memanjang. Meski berganti wajah, identitas khas berupa emblem huruf "V" yang menyatu apik dengan lampu depan maupun belakang tetap melekat erat.

Usut punya usut, sosok kendaraan bongsor ini rupanya belum masuk dalam katalog resmi VinFast secara global. Muncul spekulasi kuat bahwa model tak bernama ini bisa jadi merupakan versi facelift besar-besaran, atau malah spesies baru yang sengaja disiapkan guna menjawab tingginya selera konsumen Asia terhadap mobil berkapasitas tujuh penumpang.
Manuver perusahaan di segmen keluarga sebenarnya sudah tercium sejak awal tahun saat mereka memperkenalkan Limo Green. Mobil listrik multiguna yang juga luwes dijadikan taksi online atau armada niaga ini sempat menggoda pengunjung IIMS 2025 dengan harga menggiurkan, yakni Rp319 jutaan OTR Jakarta, bahkan sempat menyentuh angka Rp299 juta untuk 2.000 pemesan pertama.
Jika desain baru yang dipatenkan ini nantinya meluncur membawa DNA serupa Limo Green—yakni akomodasi lega dengan strategi harga miring—tentu akan menjadi ancaman serius bagi para kompetitor.
Mengingat arena pertarungan mobil keluarga bertenaga listrik murni di Tanah Air belum terlalu sesak, di mana saat ini panggungnya masih banyak didominasi oleh nama seperti BYD M6 yang bermain di kisaran Rp379 juta hingga Rp425 jutaan.