Kapan Bobibos Dijual? Ini 5 Fakta Bahan Bakar Jerami RON 98 yang Sedang Diuji Pemerintah

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 29 April 2026 | 14:27 WIB
Kapan Bobibos Dijual? Ini 5 Fakta Bahan Bakar Jerami RON 98 yang Sedang Diuji Pemerintah
Ilustrasi Bobibos (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Pemerintah melalui Lemigas mulai menguji teknis dan klasifikasi bahan bakar inovatif bernama Bobibos.
  • Bobibos diklaim punya RON 98 berbahan jerami, harganya diproyeksikan sangat murah untuk masyarakat. 
  • Pabrik Bobibos akan dibuka di seluruh provinsi, membuka peluang distributor dan tenaga kerja lokal. 

Suara.com - Pemerintah resmi membawa inovasi bahan bakar bernama Bobibos ke tahap uji laboratorium secara komprehensif. Langkah ini menjadi jawaban pasti atas teka-teki kelayakan energi alternatif berbahan dasar jerami tersebut.

Bukan sekadar isu belaka, produk dengan klaim spesifikasi RON 98 ini sedang diuji ketat. Publik kini tidak perlu lagi menebak-nebak soal standar keamanan hingga rencana harga jualnya.

Kolaborasi pengujian ini akan memastikan mutu Bobibos sebelum pabriknya resmi dibangun secara masif. Mari bedah deretan fakta menarik di balik inovasi energi viral ini.

Fakta 1: Diuji Ketat Sesuai Standar Internasional

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) memastikan seluruh pengujian berjalan akuntabel. Melansir laporan Antara, Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad membenarkan hal ini.

"Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal pada 14 April lalu," ujarnya dilansir dari Antaranews.

Pertemuan tersebut bertujuan mematangkan rencana pengujian laboratorium.

"Serta memastikan standardisasi dan klasifikasi produk sebelum dipasarkan atau digunakan secara luas," kata Noor menambahkan.

Ia juga menuntut keaktifan pihak produsen selama masa uji coba.

baca juga

"Secara detail, teknis pengujian akan sepenuhnya dilakukan oleh Lemigas," tegas Noor.

Ia melanjutkan pesannya, "Kami minta Bobibos proaktif menindaklanjuti langkah-langkah teknis ini agar prosesnya akuntabel."

Fakta 2: Cek Kompatibilitas Mesin hingga Emisi

Founder Bobibos, M Iklas Thamrin, sangat mendukung proses pengujian berjenjang ini. Ia menjabarkan bahwa Lemigas akan mengecek karakter dasar produk tersebut.

"Dalam tahap awal, pengujian akan mencakup berbagai aspek penting," jelas Iklas.

Pengecekan tersebut mencakup, "seperti sifat fisika dan kimia, stabilitas, kompatibilitas dengan mesin, kemudahan mengalir, kualitas penyalaan, hingga tingkat korosivitas."

Tahap ini krusial untuk menentukan status Bobibos sebagai bahan bakar nabati (BBN) atau bahan bakar minyak (BBM). Pengambilan sampelnya pun menggunakan metode standar mutakhir ASTM D4057.

"Dari sini nanti ditentukan bahwa Bobibos masuk kategori bahan bakar yang mana," ucap Iklas.

Ia menyambung pernyataannya, "Eksisting atau jenis baru, maka akan ditentukan parameternya."

Fakta 3: Menanti Kelahiran Pabrik Percontohan

Banyak masyarakat yang tidak sabar menunggu inovasi ini rilis di pasaran. Mengutip akun Instagram @bobibos_, Iklas menegaskan bahwa produknya saat ini belum dijual bebas.

"Sementara ini kita belum menjual, kita lagi proses," ungkap sang pendiri.

Namun ia berjanji, "Dan akan sesegera mungkin untuk produksi."

Rencana terdekat mereka adalah mendirikan pabrik percontohan di wilayah Pulau Jawa. Visi jangka panjangnya adalah membangun fasilitas produksi mandiri di setiap provinsi.

"Sehingga nanti kita akan mempetakan kota-kota mana saja di seluruh Indonesia, untuk hadir di manufacturing-nya," terangnya.

Iklas memungkas penjelasannya dengan optimis, "Jadi insya Allah, segera."

B50 dan Bobibos (Gemini AI)
B50 dan Bobibos (Gemini AI)

Fakta 4: Peluang Emas Menjadi Distributor

Kabar baiknya, masyarakat luas diizinkan menjadi distributor resmi untuk mempercepat penyebaran produk. Perusahaan bahkan berambisi membuka jaringan SPBU eksklusif dengan merek Bobibos.

Langkah ini otomatis mengundang para pemodal untuk berkolaborasi membangun jaringan nasional. Kedaulatan energi bangsa memang menjadi tujuan utama dari rancangan bisnis ini.

Fakta 5: Harga Ekonomis dan Serapan Tenaga Kerja

Iklas memberikan sinyal kuat bahwa harga jual Bobibos nantinya sangat ramah di kantong. Energi alternatif ini dirancang agar dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Proyek sebesar ini tentu akan membuka ribuan lapangan pekerjaan baru.

"Boleh nggak mengajukan lamaran kerja? InsyaAllah, kalau ini visi kita," kata Iklas.

Ia menegaskan komitmen perusahaannya untuk memberdayakan masyarakat sekitar.

"Adalah bagaimana kita menyerap tenaga kerja lokal," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Nasib! Malaysia Turunkan Pajak saat Harga Diesel Melambung, RI Malah Sebaliknya?

Beda Nasib! Malaysia Turunkan Pajak saat Harga Diesel Melambung, RI Malah Sebaliknya?

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 14:02 WIB

Seberapa Aman Beralih dari Dexlite ke Biosolar untuk Pengguna Mobil Diesel?

Seberapa Aman Beralih dari Dexlite ke Biosolar untuk Pengguna Mobil Diesel?

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 19:10 WIB

Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran

Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:13 WIB

Terkini

Polisi Datang Pakai 7 Mobil, Keluarga Sutrimo Tetap Bungkam dan Tak Mau Lapor

Polisi Datang Pakai 7 Mobil, Keluarga Sutrimo Tetap Bungkam dan Tak Mau Lapor

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:20 WIB

Tak Perlu Tunggu 2028, Pemerintah Didesak Segera Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan

Tak Perlu Tunggu 2028, Pemerintah Didesak Segera Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:15 WIB

Sempat Hilang Sebulan, Jejak Pembunuh Manusia Silver Berakhir di Rumah Kos Kediri

Sempat Hilang Sebulan, Jejak Pembunuh Manusia Silver Berakhir di Rumah Kos Kediri

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:14 WIB

Promo BRI, Dapatkan Cashback Spesial Isi Bensin di SPBU BP

Promo BRI, Dapatkan Cashback Spesial Isi Bensin di SPBU BP

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:14 WIB

7 Toko Online Terpercaya yang Menjual Sepatu New Balance 530 dengan Harga Terbaik

7 Toko Online Terpercaya yang Menjual Sepatu New Balance 530 dengan Harga Terbaik

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:12 WIB

Buntut Ucapan 'Kayak Sirkus', Ini 6 Poin Jawaban Deddy Sitorus

Buntut Ucapan 'Kayak Sirkus', Ini 6 Poin Jawaban Deddy Sitorus

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:10 WIB

Prabowo Naikkan Tukin TNI jadi 90 Persen, Mensesneg: Bukan Perlakuan Istimewa

Prabowo Naikkan Tukin TNI jadi 90 Persen, Mensesneg: Bukan Perlakuan Istimewa

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:08 WIB

Sindikat Pencurian Spesialis Rumah Lansia Dibongkar, Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku

Sindikat Pencurian Spesialis Rumah Lansia Dibongkar, Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:05 WIB

Berapa Kali Sehari Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 4 Rekomendasi Produk

Berapa Kali Sehari Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 4 Rekomendasi Produk

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:05 WIB

Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT

Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:01 WIB

×