- GAIKINDO mencatat distribusi wholesales otomotif Indonesia mencapai 77.550 unit pada Juni 2026 dengan dominasi utama grup Astra.
- Toyota dan Daihatsu mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar otomotif nasional sepanjang semester pertama tahun 2026 secara konsisten.
- Merek kendaraan listrik BYD dan sektor kendaraan niaga berhasil melampaui angka distribusi penjualan bulanan maupun akumulatif Honda.
Hal yang cukup ironis adalah angka distribusi Honda ini berhasil dilampaui oleh merek kendaraan niaga seperti Mitsubishi Fuso yang mencatatkan 4.076 unit.
Artinya, di bulan Juni, pengiriman truk ke dealer justru lebih laris daripada mobil penumpang Honda.
Tak hanya kalah dari merek truk, Honda juga harus mengakui keunggulan brand mobil listrik asal China, BYD.
Secara akumulatif sepanjang tahun 2026, BYD berhasil menyalip Honda di posisi kelima nasional dengan total 23.257 unit, sementara Honda tertahan di angka 20.673 unit.
Fenomena ini menjadi alarm bagi pabrikan lama bahwa era kendaraan energi baru dan penguatan sektor logistik tengah menjadi primadona baru di mata dealer dan pasar.
Daftar 10 Besar Wholesales Bulan Juni 2026
Berikut adalah urutan merek dengan jumlah distribusi tertinggi pada bulan Juni 2026 berdasarkan data GAIKINDO:
- Toyota: 22.809 unit.
- Daihatsu: 14.125 unit.
- Suzuki: 6.057 unit.
- BYD: 5.264 unit.
- Mitsubishi Motors: 4.143 unit.
- Mitsubishi Fuso: 4.076 unit.
- Isuzu: 3.070 unit.
- Jaecoo: 3.050 unit.
- Honda: 2.402 unit.
- Hino: 2.319 unit.
Daftar 10 Besar Wholesales Sepanjang 2026
Jika melihat performa keseluruhan selama Januari hingga Juni 2026, berikut adalah 10 brand mobil paling dominan di Indonesia:
- Toyota: 133.928 unit.
- Daihatsu: 73.545 unit.
- Suzuki: 36.319 unit.
- Mitsubishi Motors: 32.588 unit.
- BYD: 23.257 unit.
- Honda: 20.673 unit.
- Mitsubishi Fuso: 17.535 unit.
- Jaecoo: 17.334 unit.
- Isuzu: 13.890 unit.
- Hino: 10.660 unit.