Data Terbaru Ungkap Sebaran Stasiun Baterai Motor Listrik Masih Menumpuk di Pulau Jawa

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 02 September 2026 | 15:50 WIB
Data Terbaru Ungkap Sebaran Stasiun Baterai Motor Listrik Masih Menumpuk di Pulau Jawa
Ilustrasi motor listrik. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia masih terpusat di Pulau Jawa dengan sebaran wilayah luar Jawa yang sangat minim.
  • AISMOLI mendesak pemerintah di Jakarta untuk memberikan insentif fiskal guna menarik investasi fasilitas pengisian daya di daerah tertinggal.
  • Kementerian ESDM mencatat ribuan unit fasilitas pengisian daya telah berdiri secara tidak merata di seluruh Indonesia hingga Maret 2026.

Suara.com - Ketimpangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia masih menjadi tantangan besar bagi pemerintah. Berdasarkan data terbaru, Jawa mengantongi 1.480 unit stasiun penukaran baterai, sedangkan wilayah Nusa Tenggara tercatat hanya memiliki satu unit. Kondisi ini merekam realitas bahwa pembangunan fasilitas pendukung masih sangat menumpuk di pusat keramaian seperti Jabodetabek sementara daerah lain tertinggal.

Masalah tersebut memicu dilema klasik antara ketersediaan infrastruktur dan jumlah pengguna. Dari sudut pandang bisnis, investor cenderung ragu membangun fasilitas pengisian daya di lokasi yang sepi pengguna.

Namun di sisi lain, masyarakat di daerah juga enggan beralih ke motor listrik jika tempat isi ulang baterai sulit ditemukan. Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia atau AISMOLI mendesak pemerintah untuk segera mengambil peran dalam memutus siklus ini.

PR & Event Executive AISMOLI Riniwaty Sinaga menyebutkan bahwa bantuan kebijakan sangat diperlukan untuk menarik minat pemodal ke wilayah yang belum berkembang.

"Pemerintah perlu mempertimbangkan insentif fiskal bagi investasi pengisian daya dan penukaran baterai, terutama di wilayah yang secara komersial belum layak," ungkap Riniwaty di Jakarta, Selasa (2/9/2026).

Langkah tersebut dinilai efektif berkaca pada keberhasilan negara seperti China yang berhasil memicu lahirnya pasar baru melalui dorongan insentif di wilayah tertinggal.

Hingga Maret 2026, Kementerian ESDM mencatat keberadaan 4.892 unit SPKLU dan 1.907 unit SPBKLU di seluruh tanah air. Sayangnya sebaran fasilitas tersebut masih sangat jomplang karena mayoritas berada di Pulau Jawa. Wilayah lain seperti Sumatra baru mengoperasikan 238 unit, disusul Bali dengan 120 unit, Sulawesi 48 unit, dan Kalimantan yang hanya memiliki 20 unit.

AISMOLI menilai bahwa kehadiran infrastruktur yang lebih awal akan memberikan rasa aman serta percaya diri bagi masyarakat di daerah untuk mulai beralih ke kendaraan listrik. Pemerintah bersama PT PLN Persero diharapkan bisa menjadi motor penggerak awal dalam menggelar infrastruktur di luar Jawa. Tanpa keberanian memulai pembangunan fasilitas secara merata, mimpi ekosistem hijau hanya akan tertahan di kota-kota besar saja.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perlu Ada Insentif untuk Dorong Pembangunan Pengisi Ulang Baterai Motor Listrik di Luar Jawa

Perlu Ada Insentif untuk Dorong Pembangunan Pengisi Ulang Baterai Motor Listrik di Luar Jawa

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 11:43 WIB

Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia

Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Pastikan Insentif Motor Listrik Rp 3 Juta per Unit, Turun dari Rp 6 Juta

Purbaya Pastikan Insentif Motor Listrik Rp 3 Juta per Unit, Turun dari Rp 6 Juta

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Terkini

Betrand Peto Dilaporkan ke Polisi, Ruben Onsu Minta Publik Tak Buru-Buru Menyimpulkan

Betrand Peto Dilaporkan ke Polisi, Ruben Onsu Minta Publik Tak Buru-Buru Menyimpulkan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:46 WIB

Memahami Kesebangunan Segitiga: Panduan Konsep, Rumus, dan Contoh Soal Beserta Pembahasannya

Memahami Kesebangunan Segitiga: Panduan Konsep, Rumus, dan Contoh Soal Beserta Pembahasannya

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:45 WIB

Toko Bunga di Lubang Buaya Terbakar, Respon Cepat Damkar Jinakkan Api dalam 15 Menit

Toko Bunga di Lubang Buaya Terbakar, Respon Cepat Damkar Jinakkan Api dalam 15 Menit

News | Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5-6 Persen, Tapi Puluhan Juta Warga Masih Rentan Miskin

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5-6 Persen, Tapi Puluhan Juta Warga Masih Rentan Miskin

News | Senin, 14 September 2026 | 12:42 WIB

Di Mana Letak Dapur yang Baik Menurut Feng Shui? Begini Posisi yang Disarankan

Di Mana Letak Dapur yang Baik Menurut Feng Shui? Begini Posisi yang Disarankan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:40 WIB

Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis

Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:38 WIB

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:35 WIB

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:34 WIB

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:32 WIB

×