SuaraPekanbaru.id- Aksi perampokan bersenjata yang terjadi di gerai ATM Panin Bank, Kota Pekanbaru berhasil diringkus Polda Riau. Mereka menciduk para pelalju di beberapa lokasi berbeda.
Aki perampokan tersebut jga diduga melibatkan dua oknum anggota TNI aktif. Ada dugaan juga kalau mereka adalah otak pelaku dari aksi perampokan ATM Bank Panin di Jalan Tanjung Datuk, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru, pada hari Minggu (5/3) kemarin.
Wadirkrimsus Polda Riau, AKBP Sunhot P Silalahi menyampaikan kedua oknum TNI itu melakukan perampokan dengan dibantu oleh tiga pelaku lainnya. Para pelaku pun kata dia, sudah di tangkap di tiga wilayah berbeda.
"Kelima pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda di Jakarta, Jawa Barat dan di Pekanbaru. Namun aksi perampokan ini dikomandoi oleh oknum TNI," ungkap AKBP Sunhot, dikutip dari Riauonline.co.id jaringan Suara.com, Kamis (16/3/2023).
Dua oknum anggota TNi tersebut adalah Serma AW, Sertu E. Mereka beraksi dengan dibantu tiga warga sipil berinisial YP, HW dan WS.
Dia juga mengungkapkan, seorang oknum anggota TNI bernama Serma AW, turut melepaskan tembakan kepada petugas yang kala itu sedang mengawal pengisian mesin uang ATM.
Untungnya dalam insiden tersebut, korban yang mendapatkan luka tembak itu bisa diselamatkan setelah mendapatkan penanganan medis dibagian perut.
"Yang melakukan penembakan saat kejadian yakni Oknum TNI Serma AW," terang Sunhot.
Serma AW kata Polda Riau berdasarkan dari hasil penyelidikan, dia menambak dengan memaki senjata api yang dibeli dari wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Tekan Terus Harga Inflasi, Beras Masih Jadi Satu Diantara Angka Penyumbang
"Senpi jenis Makarov dibeli Serma AW di Tanjung Priok seharga Rp 15 juta,” terangnya.
Dari hasil perampokan tersebut, uang yang berhasil digondol kemudian dibagikan kepada para pelaku yang terlibat.
“Uang hasil rampok dibagi-bagi kepada masing-masing pelaku," kata AKNP Sunhot. (*)