SuaraPekanbaru.id- Bagi Sebagian pasangan suami istri ketika melakukan berhubungan badan, ada yang menggunakan alat bantu, dengan berbagai macam alasan.
Tapi perlu diketahui dulu hukum menggunakan alat bantu bagi pasangan suami istri muslim.
Buya Yahya menjelasakan menggunakan alat bantu ketika berhubungan suami istri, adalah hal yang tidak sama sekali diperlukan. Menurut ulama kondang itu, bisa membuat seorang istri untuk memuaskan dirinya secara sendiri saat suaminya sedang tidak ada.
“Pada kenyataannya wallahualam kebenarannya, dari yang pernah punya demikian itu, kepiawaian tangan seorang suami tidak bisa dikalahkan. Itu kan namanya alat buatan, jadi jangan lakukan itu,” saran Buya Yahya seperti dilansir dari YouTube Al-Bahjah TV, Selasa (4/4/2023).
Buya Yahya mengatakan bisa berbahaya jika seorang istri sudah candu atau ketagihan menggunakan alat bantu.
“Karena pada hakikatnya, akhirnya yang lebih bahaya lagi setelah itu saat suami tidak ada, dia melanjutkan dengan cara itu,” kata Buya Yahya.
Buya Yahya melanjutkan, seharusnya seorang suami bisa lebih lihai terhadap tubuh dari istrinya sendiri. Dia harusnya lebih paham dibandingkan dengan alat bantu.
“Padahal dengan tangannya suami dia lebih lihai. Lebih tahu mana wilayah-wilayah yang bisa, kemudian dibarengi dengan pelukan dan kasih sayang,” kata Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya ada kaimat yang indah yang bisa disampaikan kepada pasangan, untuk membangun suasana romantis.
“Kan yang membangun syahwat perempuan bukan hanya sekedar di situ kan. Ada kalimat yang indah dan semuanya,” kata beliau.
Sehingga Buya Yahya menilai jika menggunakan alat bantu pada saat melakukan hubungan suami istri, patutnya untuk tidkak dilakukan.
“Jadi jangan lakukan itu, karena lebih bahaya lagi jika setelah tidak ada suami. Dia akan menggunakan alat tersebut untuk dirinya sendiri,” jelasnya. (*)