Polisi langsung menggeledah setiap ruangan hingga kamar mandi. Tapi, tidak dapat menemukan pelaku. Informasi dari warga, pelaku beberapa jam sebelum penggerebekan masih berkeliaran di sekitar rumahnya.
Hal ini mematahkan pernyataan sang ayah angkat, pelaku dikatakan berada di Banjarmasin sejak beberapa hari lalu.
Anggota gabungan lalu dibagi beberapa tim untuk menyisir sekitaran rumah pelaku. Dan benar saja. Salah satu tim berhasil mengamankan pelaku.
Pelaku yang bernama Alamsyah akhirnya tak berkutik. Saat diamankan, selama penggerebekan pelaku ternyata bersembunyi di atap rumah.
Anggota juga berhasil mengamankan satu botol air keras, juga getah, yang diakui pelaku untuk berjaga-jaga dan menyerang petugas jika terdesak.
Polisi memperkirakan pelaku Alamsyah sudah menyiapkan tempat persembunyiannya, karena di atap rumah ditemukan ayunan hingga kipas angin.
Selanjutnya pelaku Alamsyah di bawah ke Polsek Pandawan untuk jalani interogasi singkat.
Ia mengaku nekat menyiramkan air keras ke wajah sang pacar, lantaran sakit hati selalu dipermainkan dan mempunyai pria idaman lain.
Sementara kondisi korban, mengalami luka dari siraman air keras itu. Ya lumayan parah, wajar, leher, dada, lengan, da bagian tubuh lainnya," katanya. (*)
Sumber: Official NET News