Ponorogo Diguncang Skandal Video Wanita Remaja Tanpa Busana: Orang Tua Korban Dikirimi Video oleh Pelaku, Diduga Pacar Korban

Ponorogo | Suara.com

Sabtu, 03 Juni 2023 | 18:22 WIB
Ponorogo Diguncang Skandal Video Wanita Remaja Tanpa Busana: Orang Tua Korban Dikirimi Video oleh Pelaku, Diduga Pacar Korban
AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, Kasatreskrim Polres Ponorogo ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo - Kasus viralnya video wanita tanpa busana di Ponorogo semakin mengungkap fakta demi fakta yang mengejutkan. Video dengan berbagai durasi tersebut sebelumnya telah menyebar melalui pesan WhatsApp, menimbulkan kehebohan di kalangan masyarakat.

Pihak berwenang terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik video tersebut. Menurut keterangan yang diberikan oleh Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, pada Sabtu (3/6/2023), diduga pelaku adalah pacar dari wanita yang terlihat dalam video tersebut.

Informasi ini terkuak ketika tim penyidik dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreksrim Polres Ponorogo melakukan pemeriksaan kepada orang tua korban. "Orang tua korban adalah yang pertama kali menerima video tersebut. Kemudian korban mengakui bahwa dirinya adalah wanita dalam video tersebut," ungkap AKP Nikolas.

Selain itu, polisi juga menduga bahwa pelaku kemungkinan telah mengirim video tersebut kepada pihak lain setelah mengirimkannya kepada orang tua korban. Oleh karena itu, polisi akan memanggil terduga pelaku yang diduga adalah pacar korban.

"Kami akan memanggilnya untuk dimintai keterangan. Setidaknya, identitasnya sudah dalam penguasaan kami," jelas AKP Nikolas, mantan Kasatreskrim Polres Nganjuk.

Namun, saat ditanya mengenai motif terduga pelaku yang merupakan pacar korban, AKP Nikolas enggan mengungkapkannya lebih lanjut. "Motifnya belum bisa dipastikan karena kami masih akan memanggil terduga pelaku. Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," tambahnya.

Video wanita tanpa busana di Ponorogo ini telah menjadi viral di kalangan masyarakat. Bukan hanya satu video, tetapi beberapa video yang beredar. Video tersebut juga disertai dengan foto-foto wanita yang sama tanpa busana. Penyebaran video dan foto tersebut dilakukan melalui WhatsApp oleh warga Kabupaten Ponorogo.

Video-video tersebut memiliki durasi yang berbeda-beda, ada yang berdurasi 1 menit, dan ada pula yang berdurasi 1 menit 32 detik. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang perempuan berambut panjang sedang berpenampilan tanpa busana.

Penyelidikan terus dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengungkap secara tuntas kasus ini dan menegakkan hukum terhadap pelaku. Masyarakat pun diharapkan tetap tenang dan memberikan kerjasama kepada pihak yang berwenang dalam proses penyelidikan ini.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Momentum Keagungan Waisak: Toleransi dan Perdamaian Memesona di Kampung Buddha Ponorogo

Momentum Keagungan Waisak: Toleransi dan Perdamaian Memesona di Kampung Buddha Ponorogo

| Sabtu, 03 Juni 2023 | 17:59 WIB

Menghidupkan Warisan Budaya Ponorogo: Paguyuban Aji Wengker Merevitalisasi Tradisi Jamasan Pusaka dengan Keindahan Kirab dan Larung

Menghidupkan Warisan Budaya Ponorogo: Paguyuban Aji Wengker Merevitalisasi Tradisi Jamasan Pusaka dengan Keindahan Kirab dan Larung

| Sabtu, 03 Juni 2023 | 18:16 WIB

GGN Jatim Bantu Pembangunan Ruang Kelas RA di Ponorogo

GGN Jatim Bantu Pembangunan Ruang Kelas RA di Ponorogo

Bisnis | Sabtu, 03 Juni 2023 | 06:39 WIB

Terkini

Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana

Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:30 WIB

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:28 WIB

Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri

Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri

Foto | Senin, 25 Mei 2026 | 18:26 WIB

Petualangan Lima Sekawan yang Ikonik di Buku Enid Blyton

Petualangan Lima Sekawan yang Ikonik di Buku Enid Blyton

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 18:23 WIB

Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati

Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:21 WIB

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:19 WIB

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:18 WIB

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI

Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB

Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?

Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB