Pro Kontra ML saat Datang Bulan, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Poptren | Suara.com

Minggu, 19 Februari 2023 | 10:10 WIB
Pro Kontra ML saat Datang Bulan, Sebenarnya Boleh atau Tidak?
Berhubungan seks di depan kaca. (Dok: Elements Envanto)

Poptren.suara.com - Berhubungan seks saat haid masih menjadi pro dan kontra. Bagi beberapa pasangan, berhubungan intim selama periode menstruasi terasa lebih menggairahkan dan bermanfaat mengatasi nyeri haid pada wanita.

Tapi ada juga anggapan bahwa melakukan seks ketika haid cukup membahayakan, sehingga tak sedikit pasangan yang memilih menunda aktivitas seks saat haid karena merasa ragu dan takut.

Tara Ford, asisten dokter di Medical Center for Female Sexuality in Purchase, New York mempersilakan bagi pasangan yang bercinta saat datang bulan.

“Jika pasien merasa nyaman dengan itu, maka bagus untuk terus berhubungan seks sepanjang bulan dan tidak perlu istirahat. Ini sangat alami dan aman untuk kedua pasangan," kata Tara, dilansir Time.

Dia mengatakan untuk tidak khawatir jika melihat gumpalan merah atau coklat tua selama atau setelah berhubungan seks, karena itu adalah hal yang normal.

Merangkum berbagai sumber, berikut penjelasan lebih lanjut mengenai sisi manfaat dan bahaya dari berhubungan seks saat haid yang perlu diketahui.

1. Meredakan kram selama menstruasi

Sebagian perempuan akan mengalami keluhan saat menstruasi, seperti kram atau nyeri perut, nyeri payudara, dan sakit kepala. Seks saat menstruasi dipercaya dapat meringankan keluhan tersebut.
Saat berhubungan seks, tubuh akan melepaskan hormon endorfin, terutama saat mencapai orgasme. Hormon endorfin merupakan hormon yang bisa memicu munculnya perasaan senang dan mengurangi rasa nyeri.

2. Mengurangi stres

Selain beragam keluhan fisik, tidak sedikit wanita yang juga merasakan perubahan mood, seperti mudah emosi, sedih, atau bahkan depresi. Tidak heran bila wanita bisa mengalami stres selama menstruasi.
Dengan melakukan hubungan seks saat menstruasi, gejala fisik maupun psikis yang muncul selama menstruasi bisa berkurang.

3. Mempersingkat masa haid

Seks juga bisa membuat haid lebih cepat selesai. Hal ini karena seks saat haid dapat merangsang pelepasan jaringan dinding rahim dan kontraksi otot dinding rahim, sehingga darah haid dan sel telur yang tidak dibuahi lebih cepat keluar.

4. Memberikan kepuasan lebih

Berhubungan seks saat menstruasi juga diketahui bisa memberi kepuasan lebih. Alasannya, karena terjadi perubahan hormon pada wanita yang sedang haid atau menstruasi sehingga merasa lebih bergairah.

Di sisi lain, efek melakukan seks ketika haid juga tidak selalu menguntungkan. Sebab ada sejumlah bahaya yang dapat mengintai kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata Segini Lho Durasi Ideal Berhubungan Intim!

Ternyata Segini Lho Durasi Ideal Berhubungan Intim!

| Sabtu, 18 Februari 2023 | 20:56 WIB

Menstruasi Normal dan Tidak Normal, Ketahui Ciri-Cirinya di Sini

Menstruasi Normal dan Tidak Normal, Ketahui Ciri-Cirinya di Sini

Your Say | Senin, 13 Februari 2023 | 14:58 WIB

Rahim Melaney Ricardo Diangkat Gegara Menstruasi Seperti Disayat Pisau, Tanda PCOS?

Rahim Melaney Ricardo Diangkat Gegara Menstruasi Seperti Disayat Pisau, Tanda PCOS?

Health | Sabtu, 11 Februari 2023 | 20:25 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Foundation Lokal Terbaik, Kualitas Setara Brand High-End

5 Rekomendasi Foundation Lokal Terbaik, Kualitas Setara Brand High-End

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 10:51 WIB

Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS

Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 10:48 WIB

7 Bedak Wardah yang Tahan Lama untuk Kondangan, Mulai Rp30 Ribu

7 Bedak Wardah yang Tahan Lama untuk Kondangan, Mulai Rp30 Ribu

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 10:45 WIB

7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules

7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:45 WIB

Salatiga dan Seni Merawat Perbedaan di Tengah Dunia yang Bising

Salatiga dan Seni Merawat Perbedaan di Tengah Dunia yang Bising

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 10:45 WIB

Terdakwa Kasus Peredaran 50 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati

Terdakwa Kasus Peredaran 50 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati

Sumbar | Kamis, 16 April 2026 | 10:40 WIB

Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan

Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 10:39 WIB

Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya

Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:37 WIB

Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman

Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:36 WIB

Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz

Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:35 WIB