Jenis-jenis serta Deretan Manfaat yang Didapat dari Bayar Pajak

Poptren | Suara.com

Kamis, 16 Maret 2023 | 10:33 WIB
Jenis-jenis serta Deretan Manfaat yang Didapat dari Bayar Pajak
Ilustrasi bayar pajak (Freepik)

Poptren.suara.com - Sebagai warga negara yang baik, membayar pajak adalah wajib karena dikemudian hari, seseorang akan mengerti mengapa bayar pajak itu penting. Secara umum membayar pajak bermanfaat menjadi sumber pemasukan negara dimana nantinya digunakan untuk menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat.

Pajak merupakan bentuk kontribusi dari semua warga yang termasuk sebagai wajib pajak pada negara. Wajib bayar pajak berlaku tidak hanya bagi perorangan, namun juga bagi badan usaha atau perusahaan. Dengan kata lain, pajak adalah pungutan yang sifatnya wajib dan dibebankan kepada masyarakat  dan termasuk kategori wajib pajak. Dengan demikian, hasil dari wajib pajak akan diputar untuk pembangunan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat umum.

Jenis-jenis pajak yang wajib dibayarkan oleh masyarakat ada bermacam-macam. Pajak penghasilan misalnya. Pajak penghasilan atau biasa disingkat sebagai PPh merupakan jenis pajak yang wajib dibayar oleh wajib pajak. Pajak penghasilan  memiliki kriteria khusus terhadap penghasilan di atas PTKP atau Penghasilan Tak Kena Pajak. Ada pula Pajak Pertambahan Nilai atau PPN.

Pajak Pertambahan Nilai atau PPN merupakan pengenaan pajak terhadap perdagangan barang atau jasa oleh pihak wajib pajak, dimana mayoritas wajib pajak merupakan PKP atau Pengusaha Kena Pajak. Walaupun pada dasarnya pebisnis merupakan penyetor pajak, namun pajaknya ditanggung pihak pembeli. Pada umumnya, pajak PPN sebesar 11 persen, namun perlu adanya pemahaman jika bisnis restoran mempunyai beban pajak restoran khusus di luar objek dari pajak PPN.

Selain itu ada yang namanya Pajak Penjualan Barang Mewah atau PPnBM. Ini merupakan pajak penjualan dari barang mewah dengan kriteria seperti :

- bukan termasuk kebutuhan pokok;

- digunakan oleh kelompok masyarakat tertentu;

- kebutuhan eksistensi atau validasi status;

- barang mewah dengan risiko merusak kesehatan, atau mengganggu ketertiban serta kenyamanan masyarakat;

- jenis kendaraan mewah;

- properti atau hunian.

Tidak hanya itu, ada pula Pajak Bumi & Bangunan atau PBB. Pajak PBB berlaku bagi setiap pemilik properti, seperti tanah, bangunan, ataupun ruko. Jenis pajak ini adalah biaya wajib yang disetorkan terkait kepemilikan objek pajak. Pajak PBB memberi keuntungan sebagai aset penunjuk kedudukan sosial individu maupun badan. Pajak PBB dibagi dalam dua sektor, yakni :

1. Sektor P2 atau bangunan pedesaan dan bangunan perkotaan

Pajak ini administrasinya dilakukan oleh pemerintah kota atau kabupaten.

2. Sektor P3 atau bangunan perhutanan, perkebunan, dan pertambangan 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Industri Nilai Intervensi Regulasi di Industri Hasil Tembakau Semakin Besar

Industri Nilai Intervensi Regulasi di Industri Hasil Tembakau Semakin Besar

Bisnis | Rabu, 15 Maret 2023 | 17:23 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:43 WIB

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

Sumut | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:21 WIB

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:02 WIB

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:43 WIB

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:34 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:14 WIB

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:03 WIB