Pesan Jemaat GKI Yasmin dan Filadelfia buat Jokowi

Doddy Rosadi

Minggu, 26 Oktober 2014 | 15:24 WIB
Pesan Jemaat GKI Yasmin dan Filadelfia buat Jokowi
Ibadah yang dilakukan jemaat GKI Yasmin di depan Istana. (Antara)

Suara.com - Seorang pemimpin baru pilihan rakyat telah lahir. Bersama dengan pelantikkannya, ada begitu besar harapan rakyat digantungkan dipundaknya, beberapa diantaranya adalah tentang penegakkan Konstitusi, hukum nasional dan pemeliharaan keberagaman rakyat Indonesia termasuk dalam keberagaman agama dan keyakinan serta peribadatan menurut agama dan keyakinannya itu.

Seharusnya, semua harapan itu bukanlah hal yang baru bagi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Visi dan Misi yang disusun oleh pasangan pemimpin ini justru telah menjadi salah satu alasan penting mengapa sebagian besar rakyat Indonesia memutuskan memberikan suara kepada pasangan yang kini menjadi penghuni baru Istana Merdeka dan Istana Negara Jakarta.

Visi misi itu seharusnya adalah kontrak awal seorang pemimpin, yang disaat terpilih, harus diwujudkan, kalimat per kalimat, sehingga kalimat seperti "Untuk melindungi dan penghormatan pada kebhinekaan. Kami akan menegakkan hukum secara tegas sesuai amanat konstitusi. Kami akan memberikan jaminan perlindungan dan hak kebebasan beragama dan berkeyakinan serta melakukan langkah-langkah hukum terhadap pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama; janji bahwa untuk menghadapi "Menguatnya nilai-nilai primodialisme dan fundamentalisme mengancam kemajemukan Indonesia merebaknya kekerasan berbasiskan agama", maka "Kami akan bersikap tegas terhadap segala upaya yang bertentangan dengan hak-hak warga dan nilai-nilai kemanusiaan seperti yang tercantum dalam Pancasila dan pembukaan konstitusi negara kesatuan republik Indonesia"; tidak dipandang sebagai ucapan kosong pemikat suara rakyat semata.

Dan lebih daripada itu, persoalan penegakkan supremasi hukum, jaminan kebebasan beragama dan berkeyakinan dan beribadah menurut agama dan keyakinan masing-masing, adalah jauh lebih tinggi daripada persoalan janji kampanye semata. Hal-hal tersebut bukanlah hal-hal yang dikompetisikan sehingga boleh ada boleh tidak, diantara para kandidat pemimpin rakyat, tetapi merupakan kewajiban konstitusional, dari siapapun yang hendak menjadi presiden Republik Indonesia,  termasuk Presiden Joko Widodo. Hal-hal tersebut adalah kewajiban konstitusional Presiden Joko Widodo yang wajib dilaksanakan bahkan meskipun, misalnya, hal-hal tersebut tidak dituangkan dalam visi misinya ketika masa kampanye.

Kini, kami, jemaat gereja GKI Yasmin Kodya Bogor dan HKBP Filadelfia Kabupaten Bekasi , yang telah berbilang tahun berdiri diseberang Istana Merdeka Jakarta setiap dua minggu sekali untuk beribadah, karena masih disegelnya secara ilegal dua gereja kami yang sah dan dikukuhkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, termasuk adanya putusan Ombudsman Republik Indonesia dalam kasus GKI Yasmin, kembali datang dan berdiri di depan Istana Merdeka ini, untuk beribadah sekaligus menagih pelaksanaan kewajiban konstitusional Presiden Joko Widodo yang ternyata juga merupakan bagian dari visi misinya saat kampanye pemilihan umum.

Enam puluh hari menjelang Natal 2014, kami, yang menaruh harapan besar pada Bapak Presiden Joko Widodo, menantikan tindakan nyata Bapak untuk melaksanakan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, dan Ombudsman dalam kasus GKI Yasmin, agar kiranya selambatnya mulai Natal 25 Desember 2014 dan seterusnya, jemaat kedua gereja yang sah ini tidak lagi didiskriminasi, dan hukum nasional tidak lagi dikangkangi, oleh kelompok intoleran dan para pejabat pemerintah di masa sebelumnya, dan kamipun, sebagai bagian integral dari warga negara Indonesia, akan dapat beribadah didalam gereja masing-masing kami yang sah sesuai agama dan kepercayaan kami sendiri.

Semoga Tuhan menguatkan Bapak Presiden Joko Widodo dalam ikhtiarnya menjaga dan melaksanakan Konstitusi UUD 1945, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, sehingga semua warga negara, apapun agama dan keyakinannya, terlindungi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perjalanan Sengketa Pembangunan GKI Yasmin sampai Akhirnya Diresmikan

Perjalanan Sengketa Pembangunan GKI Yasmin sampai Akhirnya Diresmikan

News | Minggu, 09 April 2023 | 20:00 WIB

Kemenkumham Apresiasi Penyelesaian Masalah Pembangunan GKI Yasmin

Kemenkumham Apresiasi Penyelesaian Masalah Pembangunan GKI Yasmin

News | Sabtu, 10 Desember 2022 | 23:20 WIB

Terkini

Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang

Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:32 WIB

Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal

Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:15 WIB

6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota

6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 05:49 WIB

Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah

Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 05:44 WIB

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

×