Jelang Tahun Politik, Indonesia Butuh Kode Etik Profesi "PR"

Ririn Indriani

Rabu, 01 November 2017 | 21:10 WIB
Jelang Tahun Politik, Indonesia Butuh Kode Etik Profesi "PR"
Profesi public relation. (Shutterstock)

Suara.com - Menjelang tahun politik 2018-2019 Indonesia membutuhkan kode etik profesi nasional untuk Kehumasan atau Public Relations (PR). Ini sangat penting untuk diperhatikan agar para praktisi PR yang terjun membela kandidat tertentu memiliki etika profesi yang membatasi sepak terjangnya agar tidak kebablasan.

Ketua Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) Jojo Suharjo Nugroho mengatakan, saat ini kode etik untuk kehumasan hanya terdapat di dalam masing-masing organisasi kehumasan saja dan hanya mengikat kepada anggotanya.

"Semua praktisi PR perlu dibatasi dengan kode etik profesi seperti layaknya profesi yang lain. Wartawan punya Kode Etik Jurnalistik, Konsultan Iklan ada Kode Etik Perikalanan, PR harus punya Kode Etik Public Relations," jelas Jojo dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Selasa (1/11/2017).

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa diperlukan sebuah kode etik profesi yang mengikat semua praktisi PR secara nasional tanpa terkecuali agar praktisi PR tidak menjadi spin doctor atau tukang pelintir isu yang bisa berpotensi menciptakan fake news atau hoax.

"Mulai tahun depan sudah mulai panas pilkada, praktisi PR ada yang bela satu pihak, yang lain bela pihak lawan, ini perlu etika profesi yang membatasi atau kita akan saling perang informasi dengan segala jurus tanpa ada batasan," tegas Jojo.

Menurut lulusan Universitas Indonesia ini, para ketua asosiasi kehumasan Indonesia, PR Guru Indonesia, serta Kementerian Kominfo harus duduk bersama merumuskan kode etik profesi kehumasan Indonesia tersebut sesegera mungkin sebelum pilkada 2018 dimulai. "Demi kepentingan bangsa, saya yakin semua pihak akan mendukung agar kita tidak saling perang isu untuk kepentingan klien masing-masing," jelasnya merinci.

Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia adalah satu-satunya asosiasi yang mewadahi semua konsultan komunikasi baik itu Agensi PR, Agensi Sosial Media-Digital, dan Agensi Media Monitoring. Dalam Rapat Anggota Tahunan yang dihadiri pimpinan konsultan PR se-Indonesia serta PR Guru Indonesia seperti Maria Wongsonagoro dan Ida Sudoyo tersebut dibahas draft rencana asosiasi kedepan dan pemilihan ketua baru.

Jojo Suharjo Nugroho dari Imogen Public Relations terpilih sebagai ketua baru APPRI periode 2017–2020 menggantikan Tipuk Satiotomo. Jojo saat ini juga menjabat sebagai Managing Director Imogen PR dan Indonesian Partner PR Organization International (PROI) Worldwide.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perlukah Ada Tunjangan Profesi Wartawan?

Perlukah Ada Tunjangan Profesi Wartawan?

News | Sabtu, 14 Oktober 2017 | 06:41 WIB

Menkeu Segera Benahi Pelayanan Pajak Profesi

Menkeu Segera Benahi Pelayanan Pajak Profesi

Bisnis | Kamis, 07 September 2017 | 04:01 WIB

Jangan Remehkan Empat Profesi Seru Ini

Jangan Remehkan Empat Profesi Seru Ini

Lifestyle | Rabu, 05 Juli 2017 | 19:31 WIB

Lima Profesi "Keren" Ini Ternyata Paling Rentan Diserang Penyakit

Lima Profesi "Keren" Ini Ternyata Paling Rentan Diserang Penyakit

Health | Minggu, 30 April 2017 | 05:15 WIB

Waspada, Sederet Profesi Ini Rentan Alami Nyeri Sendi

Waspada, Sederet Profesi Ini Rentan Alami Nyeri Sendi

Health | Jum'at, 03 Maret 2017 | 15:23 WIB

Gaji "PR Specialist" Kian Jauh Tinggalkan Jurnalis

Gaji "PR Specialist" Kian Jauh Tinggalkan Jurnalis

Bisnis | Senin, 18 Agustus 2014 | 17:39 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×