Program Wakaf Sarana Air Bersih Bantu Masyarakat Pesisir

Ferry Noviandi

Sabtu, 06 Februari 2021 | 01:40 WIB
Program Wakaf Sarana Air Bersih Bantu Masyarakat Pesisir
warga Kampung Gobah mencoba air bersih dari mesin desalinasi yang merupakan wakaf dari Program Wakaf Sarana Air Bersih. [dokumentasi pribadi]

Suara.com - Badan Wakaf Alquran (BWA) memiliki program Wakaf Sarana Air Bersih. Program ini menyasar masyarakat pesisir dan pengunungan yang kesulitan memperoleh fasilitas air bersih.

Kali ini, yang mendapat bantuan dari Program Wakaf Sarana Air Bersih adalah warga Kampung Gobah, Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Warga Kampung Gobah harus menunggu selama dua tahun untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Serah terima aset wakaf berlangsung Kamis (4/3/2021) dilakukan oleh CFO BWA, Ichsan Salam kepada Yan Sofyan sebagai wakil dari Nazhir Wakaf Indonesia.

Petugas polisi memberikan bantuan kepada warga Kampung Gobah dari Program Wakaf Sarana Air Bersih. [dokumentasi pribadi]
Petugas polisi memberikan bantuan kepada warga Kampung Gobah dari Program Wakaf Sarana Air Bersih. [dokumentasi pribadi]

Sementara para saksi diwakili oleh para tokoh masyarakat dan penggiat kesejahteraan sosial setempat. Mereka adalah Dadang Irawan (partner lapang BWA), Ira Pelitawati (Samudera Indonesia Peduli/SIP) dan Ilham Catur dari Senabung (Komunitas Sedekah Nasi Bungkus).

"Agak berbeda dengan wakaf sarana air bersih sebelumnya, wakaf di Muara Gembong ini adalah wakaf produktif. 100 persen keuntungan yang didapat dari penjualan air siap minum ini akan diserahkan untuk pendidikan anak anak Muara Gembong," kata Ichsan Salam.

"Sehingga kemanfaatannya bukan saja masyarakat lebih mudah mendapatkan air bersih untuk minum, namun Insya Allah aktivitas ini dapat membiayai pendidikan anak anak disekitar Muara Gembong," kata Ichsan menambahkan.

Wakaf di Muara Gembong ini berupa aset dermaga kapal, bangunan 12x4 untuk depo, satu set mesin desalinasi beserta perlengkapannya dan pompa submersible kedalaman 90 meter. Dengan kelengkapan ini depo sudah bisa beroperasi sebagai wakaf produktif yang diberi nama B WAter.

Program Wakaf Sarana Air Bersih sangat membantu warga Kampung Gobah. Karena selama ini, air di Kampung Gobah adalah air payau. Sementara untuk mendapatkan air payau ini harus dibor dengan kedalaman 80-130 m. Aia payau ini pun hanya dapat digunakan untuk mencuci, mandi dan ibadah, tidak sebagai air konsumsi.

"Untuk air konsumsi masyarakat mengandalkan air mineral isi ulang yang dijual kisaran Rp 8.000. Alhamdulillah dengan adanya wakaf air bersih ini, masyarakat tidak harus jauh untuk membeli air. Untuk mencapai kampung Gobah harus menggunakan perahu, karena beratnya medan perjalanan darat yang ekstrem," ujar Dadang Irawan.

"Insya Allah, ada 110 kepala keluarga yang tinggal di sekitar lokasi wakaf, mereka akan lebih mudah mendapatkan air bersih. Mohon doa dan bimbingannya agar kami amanah dalam mengemban wakaf ini," imbuh Dadang menambahkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Air PAM Berpotensi Mati di 7 Wilayah Jakarta Barat hingga 22 Juli, Ini Daftar Lokasinya

Air PAM Berpotensi Mati di 7 Wilayah Jakarta Barat hingga 22 Juli, Ini Daftar Lokasinya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:00 WIB

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:10 WIB

Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air

Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Kolaborasi Perluas Akses Air Bersih di Kawasi, Dukung Kesejahteraan Masyarakat di Wilayah 3T

Kolaborasi Perluas Akses Air Bersih di Kawasi, Dukung Kesejahteraan Masyarakat di Wilayah 3T

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:45 WIB

Kolaborasi Memperluas  Akses Air Bersih di Wilayah 3T

Kolaborasi Memperluas Akses Air Bersih di Wilayah 3T

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:45 WIB

Pertarungan Masyarakat Urban Memperoleh Akses Air Bersih di Sudut Kota

Pertarungan Masyarakat Urban Memperoleh Akses Air Bersih di Sudut Kota

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:35 WIB

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Terkini

AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar

AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar

Sumbar | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:07 WIB

Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut

Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:05 WIB

Down and Out in Paris and London: Kisah Nyata George Orwell Mengungkap Sisi Gelap Kemiskinan

Down and Out in Paris and London: Kisah Nyata George Orwell Mengungkap Sisi Gelap Kemiskinan

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:05 WIB

GMFI Hapus Akumulasi Rugi Rp512,9 Juta Dolar AS, Siap Tancap Gas Ekspansi

GMFI Hapus Akumulasi Rugi Rp512,9 Juta Dolar AS, Siap Tancap Gas Ekspansi

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04 WIB

Istana Minta TNI Tak Hambat Ekspor Logam Tanah Jarang

Istana Minta TNI Tak Hambat Ekspor Logam Tanah Jarang

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04 WIB

Belanja Pegawai Sulit, Mendagri Desak Purbaya Segera Cairkan Anggaran DBH ke Pemda

Belanja Pegawai Sulit, Mendagri Desak Purbaya Segera Cairkan Anggaran DBH ke Pemda

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04 WIB

Review Serial Lucky: Pelarian Berdarah Anya Taylor-Joy dan Misteri 10 Juta Dolar

Review Serial Lucky: Pelarian Berdarah Anya Taylor-Joy dan Misteri 10 Juta Dolar

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:03 WIB

Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!

Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:00 WIB

The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri

The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:00 WIB

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:58 WIB

×