alexametrics

Klinik Apung Disambut Antusias Masyarakat Kepulauan Seribu

Ferry Noviandi
Klinik Apung Disambut Antusias Masyarakat Kepulauan Seribu
Kapal Klinik menuju sejumlah pulau di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. [dokumentasi pribadi]

Klinik Apung Kimia Farma menyasar kawasan Pulau Seribu DKI Jakarta dengan 4 road trip.

Suara.com - Perusahan farmasi Kimia Farma saat ini tengah menjalani program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dengan nama Program Klinik Apung. Menggandeng Badan Wakaf Alquran (BWA), program ini menyasar ke daerah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Klinik Apung Kepulauan Seribu direncanakan akan menjangkau sebanyak delapan pulau di wilayah Kepulauan Seribu melalui 4 Road Trip. Delapan pulau yang menjadi tujuan di antaranya: Pulau Lancang, Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Harapan (Kelapa), Pulau Pelangi, Pulau Panggang, dan Pulau Pramuka.

Road Trip pertama sudah dijalankan pada Desember 2020 di Pulau Untung Jawa dan Pulau Lancang, Sedangkan Road Trip kedua berlangsung pada 17-19 Februari 2021 di Pulau Tidung dan Pulau Pari.

Program Klinik Apung di Kepulauan Seribu. [dokumentasi pribadi]
Program Klinik Apung di Kepulauan Seribu. [dokumentasi pribadi]

Kegiatan yang dilaksanakan dalam Road Trip kedua adalah Pelayanan Kesehatan Gratis, sosialisasi terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, sosialisasi pencegahan stunting dan gizi buruk pada ibu hamil dan bayi, serta pemeriksaan rapid test.

Program ini pun mendapat sambutan positif dari warga yang disinggahi Klinik Apung ini. Terhitung ratusan warga penghuni pulau ikut serta dalam pelayanan kesehatan gratis dan sosialisasi yang diadakan.

Namun demikian, kegiatan ini tetap menjaga ketat protokol kesehatan yang berlaku dengan menerapkan 3M (Mencuci tangan, Menjaga jarak, dan Menggunakan masker) dalam rangkaian kegiatannya.

"Program ini dirancang sebagai implementasi dari dukungan Kimia Farma terhadap Sustainability Development Goals (SDGs) poin tiga terkait upaya peningkatan kesehatan, dan SDGs poin dua terkait upaya mengurangi angka gizi buruk, juga SDGs poin 6 terkait sanitasi air," ujar Direktur Umum dan Human Capital Kimia Farma, Dharma Syahputra.

Sementara Direktur Program BWA, Hazairin Hasan menyatakan bahwa pihaknya berterima kasih dengan adanya kegiatan Program Klinik Apung ini.

"BWA sebagai salah satu lembaga sosial kemanusiaan di Indonesia berterima kasih pada Kimia Farma karna telah percaya pada BWA dengan mengajak kami bekerjasama dalam melaksanakan Klinik Apung di Kepulauan Seribu ini. Semoga ke depan dapat tercipta kawasan sehat dengan meningkatkanya kesadaran masyarakat akan pola hidup bersih dan sehat, meningkatnya kualitas sanitasi dan peningkatan gizi anak," tuturnya.

Komentar