Pentingnya Efisiensi Birokrasi untuk Menciptakan Inovasi Daerah

Ferry Noviandi Suara.Com
Jum'at, 15 Juli 2022 | 02:47 WIB
Pentingnya Efisiensi Birokrasi untuk Menciptakan Inovasi Daerah
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Eko Prasetyanto (kiri) saat memberi arahan dalam forum Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (12/7/2022) lalu [dokumentasi pribadi]

Suara.com - Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Eko Prasetyanto mengajak seluruh pihak untuk mencermati berbagai aspek yang membutuhkan pembenahan di dunia birokrasi. Karena dengan efisiensi birokrasi akan menciptakan inovasi daerah.

Menurut Eko Prasetyanto, efisiensi birokrasi menjadi salah satu aspek penting dalam melahirkan inovasi. Apabila birokrasi sudah tidak lagi efisien, maka upaya melahirkan inovasi akan menjadi sulit.

"Mari kita bangun, cermati, petakan, dan sandingkan dengan inovasi yang dilakukan provinsi, dengan inovasi yang dilakukan oleh nasional. Bahkan kalau perlu internasional," ujar Eko Prasetyanto, saat memberi arahan dalam forum Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Kota Salatiga, Jawa Tengah, baru-baru ini, seperti dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com.

Eko Prasetyanto mengutarakan bahwa Indonesia telah memiliki regulasi yang mengatur pentingnya inovasi daerah. Di antaranya UU No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, hingga Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 104 Tahun 2018 tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif Inovasi Daerah.

Inovasi tersebut perlu dilakukan daerah untuk mempercepat proses penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Eko menekankan, apabila langkah inovasi tidak mampu mencapai berbagai indikator keberhasilan penanganan, maka perlu dilakukan evaluasi. Di lain sisi, dalam mendukung lahirnya berbagai inovasi diperlukan dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Eko juga mengajak seluruh daerah untuk tidak berpuas diri terhadap inovasi yang telah dilakukan. Hal ini termasuk dengan melaporkan inovasinya kepada Kemendagri.

"Jangan sampai inovasi yang sudah dibuat tidak dilaporkan. Yang terpenting dalam inovasi ini adalah memang ada perubahan, bisa meningkatkan kinerja, bisa meningkatkan pelayanan kita kepada masyarakat," tutur Eko.

Baca Juga: AMAN Nilai Penetapan Hutan Adat Terhambat karena Birokrasi dan Administrasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI