Makna Kesurupan dalam Tradisi Kuda Lumping Banyumas

Purwokerto Suara.Com
Minggu, 24 April 2022 | 21:35 WIB
Makna Kesurupan dalam Tradisi Kuda Lumping Banyumas
Makna Kesurupan dalam Tradisi Kuda Lumping Banyumas

SUARAPURWOKERTO. ID, BANYUMAS-Di tengah gempuran  modernitas, kesenian Kuda Lumping (Ebeg)bukannya punah atau terpinggirkan. Kesenian itu malah berkembang dan tetap diminati masyarakat, bahkan generasi muda.


Ebeg memang punya daya tarik tersendiri bagi penggemarnya.  Ebeg memadukan unsur seni dengan magis sehingga menarik untuk disaksikan. Di antara bagian atraksi seni yang paling ditunggu penonton adalah jantur alias "mendem". 


Saat sesi itu dimulai, penari Ebeg tidak sadarkan diri. Ia kehilangan kendali seperti orang kesurupan.


Apa yang ada di hadapannya dimakan.  Terkadang barang yang dimakan bukan yang biasa dimakan manusia, bahkan terbilang ekstrem, seperti pecahan kaca (beling).


Ebeg identik dengan jantur. Makanya kesenian ini sering disebut Janturan


Jantur dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti ilmu sulap, ilmu sihir. Praktiknya memang Janturan bisa membuat orang tersihir seperti menyaksikan atraksi sulap.


“Ebeg harus ada mendeme (jantur). Kalau tidak ada, namanya hanya tarian,”kata Ketua Paguyuban Ebeg Purbalingga Pekubeling Teguh

Menurutnya, jantur bukannya tanpa makna. Dalam pertunjukan Ebeg, jantur tidak berdiri sendiri, namun terkait dengan atraksi lainnya. Sebelum penari ‘kesurupan’, ada beberapa tarian yang diperagakan. 

Setiap tarian dengan iringan tembang Jawa menyiratkan makna yang dalam. Beberapa tarian menggambarkan kekuasaan, serta kehidupan raja yang gemerlap dan pencitraan yang sempurna. 


Jantur adalah simbol penguasa yang lupa diri. Sehingga muncul sifat kebinatangan yang rakus memakan hasil bumi rakyat. 


Karenanya tak heran, penari Ebeg biasanya kesurupan binatang seperti Kera yang memakan apapun di hadapannya. 


Penguasa yang lupa harus diingatkan agar kembali ke jalan yang benar. Makanya muncul kemudian pawang khusus yang bertugas mengembalikan kesadaran penari sehingga kembali normal. 


Penguasa itu lantas sadar atas perbuatan zalimnya kepada rakyat hingga kembali menjadi pemimpin yang baik. 


"Setelah penguasa kalap, semuanya dimakan. Lalu dia disadarkan," katanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI