Lima Pasar Hewan di Boyolali Ditutup Gegara PMK

Purwokerto | Suara.com

Rabu, 15 Juni 2022 | 15:58 WIB
Lima Pasar Hewan di Boyolali Ditutup Gegara PMK
pexels

PURWOKERTO.SUARA.COM, Pemerintah Kabupaten Boyolali kembali melakukan penutupan lima pasar hewan yang ada di wilayah tersebut. Ini merupakan penutupan tahap kedua yang dimulai 11 Mei 2022 hingga 20 Juni 2022, setelah sebelumnya pada 27 Mei 2022 hingga 10 Juni 2022 juga telah dilakukan penutupan pasar hewan tahap pertama.

Kelima pasar hewan yang kembali ditutup di antaranya Pasar Hewan Jelok di Kecamatan Cepogo, Pasar Hewan Karanggede, Pasar Hewan Kalioso di Kecamatan Nogosari, Pasar Hewan Simo, dan Pasar Hewan Ampel.

Melalui penutupan tahap pertama kelima pasar hewan tersebut, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali melaporkan adanya penurunan angka kesembuhan PMK, dari yang 41 ekor sembuh kini sudah 428 ekor yang telah sembuh PMK atau 944 persen sembuh.

Kepala Disnakkan Kabupaten Boyolali Lusia Dyah Suciati mengatakan, dengan penutupan kelima pasar hewan tersebut, pihaknya berkonsentrasi melakukan penanganan PMK di kandang hewan ternak masyarakat. Melalui sosialisasi, pihaknya berharap masyarakat sadar akan bahaya PMK di hewan ternak yang terindikasi mengidap PMK.

“Kita berikan pemahaman penyakit ini penularannya sangat tinggi. Kalau tidak dilakukan penanganan secepatnya bagi salah satu sapi yang terindikasi akan berpotensi menular kepada sapi yang lain atau kandang terdekatnya," ujarnya dalam siaran tertulisnya. 

Terkait itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat ini bersama-sama untuk kerja sama. Ia juga menerangkan, sosialisasi penanganan yang dilakukan antara lain dengan menyampaikan laporan apabila menemukan hewan ternak yang kurang sehat. 

Selain itu, masyarakat dihimbau untuk melakukan disinfeksi kandang dua kali tiap hari. Hal tersebut merupakan langkah pertama yang dapat dilakukan masyarakat. 

"Selain itu, Disnakkan Kabupaten Boyolali menerjunkan tim reaksi cepat yang terdiri dari 22 penyuluh, 40 orang dari Puskeswan, 77 orang inseminator dan jajaran anggota PMI Kabupaten Boyolali," pungkasnya. 

Kepala Desa Madu Tri Haryadi mengatakan, saat ini dari 1.000 ekor sapi di desanya dan 700-800 ekor sapi suspek atau bergejala PMK dapat kembali sehat. Sehingga, harga jual sapi dapat normal kembali yakni di kisaran Rp70-80 juta per ton dan tidak merugi.

“Dengan adanya PMK itu karena harga sapi sehat mestinya juga naik atau langka kemudian yang terdeteksi untuk penyakit itu mestinya juga tidak bisa dijual. Akhirnya peternak yang mengalami sapinya kena PMK jelas ruginya sangat besar,” ujarnya.

Peternak sapi perah, Triyanto mengatakan, kini sapi miliknya mengalami penurunan produksis susu yang hanya mampu menghasilkan tiga hingga empat liter susu dari yang semula mampu mencapai 15 liter.

“Untuk para peternak sapi yang ada di wilayah kami itu hampir kerugiannya besar sekali," ungkapnya. 

Triyanto melanjutkan, harga pakan mahal, terus pihaknya juga terkadang makan tidak habis dan otomatis terbuah semua. Menurutnya, pihaknya merugi besar dari produksi susu hingga biaya produksi. (AKF)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspadai Penyakit Menular dari Hewan Kurban Saat Idul Adha, Jangan Sepelekan!

Waspadai Penyakit Menular dari Hewan Kurban Saat Idul Adha, Jangan Sepelekan!

Lifestyle | Rabu, 21 Mei 2025 | 18:41 WIB

Awas PMK! 3 Tips Memilih Daging Kurban yang Aman dan Sehat

Awas PMK! 3 Tips Memilih Daging Kurban yang Aman dan Sehat

Your Say | Senin, 10 Juni 2024 | 13:20 WIB

Dampingi 64 Ribu Peternak, PMI Bantu Cegah Wabah PMK

Dampingi 64 Ribu Peternak, PMI Bantu Cegah Wabah PMK

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2023 | 06:29 WIB

Populasi Ternak Naik 8 Persen per Tahun Berkat Inseminasi Buatan dan Transfer Embrio

Populasi Ternak Naik 8 Persen per Tahun Berkat Inseminasi Buatan dan Transfer Embrio

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2022 | 07:18 WIB

Pusvetma Targetkan Produksi Vaksin Lokal PMK 1 Juta Tahun Ini

Pusvetma Targetkan Produksi Vaksin Lokal PMK 1 Juta Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 23 November 2022 | 08:10 WIB

Australia Sempat Panik, Apakah Ancaman PMK dari Indonesia Kini Sudah Lewat?

Australia Sempat Panik, Apakah Ancaman PMK dari Indonesia Kini Sudah Lewat?

News | Selasa, 11 Oktober 2022 | 14:36 WIB

Kabar Baik, Indonesia Dapat 1 Juta Dosis Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku dari Australia

Kabar Baik, Indonesia Dapat 1 Juta Dosis Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku dari Australia

Health | Senin, 29 Agustus 2022 | 18:53 WIB

Kasus Baru PMK Harian Tercatat Turun 97%

Kasus Baru PMK Harian Tercatat Turun 97%

Bisnis | Senin, 29 Agustus 2022 | 13:51 WIB

Kementan Sebut Wabah PMK Sudah Turun dari Puncak Kasus Hingga 96,96 Persen

Kementan Sebut Wabah PMK Sudah Turun dari Puncak Kasus Hingga 96,96 Persen

News | Senin, 29 Agustus 2022 | 04:30 WIB

Percepat Vaksinasi, Vaksin PMK Mandiri Datang Pekan Depan

Percepat Vaksinasi, Vaksin PMK Mandiri Datang Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2022 | 08:17 WIB

Terkini

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:45 WIB

Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur

Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:45 WIB

Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya

Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:37 WIB

Terungkap! Ini Alasan Ahmad  Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:31 WIB

Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1

Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:27 WIB

Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok

Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok

Lampung | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:21 WIB

Ngeri, Pelajar 14 Tahun Ditusuk di Leher Saat Tawuran Berdarah di Palembang

Ngeri, Pelajar 14 Tahun Ditusuk di Leher Saat Tawuran Berdarah di Palembang

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:17 WIB

Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter

Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:05 WIB

Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya

Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:00 WIB

Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan

Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:00 WIB