Hutan-hutan Angker di Jawa Timur Ini Dijadikan Wisata Mistis, untuk Ritual Santet?

Purwokerto | Suara.com

Sabtu, 09 Juli 2022 | 09:45 WIB
Hutan-hutan Angker di Jawa Timur Ini Dijadikan Wisata Mistis, untuk Ritual Santet?
Hutan-hutan Angker di Jawa Timur Ini Dijadikan Wisata Mistis, untuk Ritual Santet?


PURWOKERTO.SUARA.COM, Di tengah pembukaan destinasi wisata pasca pendemi yang mulai mereda  beragam tempat wisata jadi jujukan untuk menghabiskan akhir pekan guna mengobati kepenatan selama masa pandemi. Wisata alam buatan maupun sentra kuliner mulai ramai dan sesak dengan hiruk pikuk pengunjung yang berdatangan untuk mengobati kerinduan untuk liburan.


Kondisi tersebut juga terjadi di Jawa Timur yang memiliki beragam destinasi wisata lengkap. Saking lengkapnya, ada banyak konsep wisata tak lazim yang bisa dikunjungi saat berada di Jawa Timur. Konsep wisata santet menjadi satu diantara paradigma destinasi yang anti mainstream pada masa kini.

Jika Cirebon   memiliki museum unik berbau mistis yang bernama Museum Santet.
Surabaya pun tak ketinggalan dengan kepemilikan Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH. Keduanya memiliki konsep yang sama untuk mengenalkan mereka yang tak kasat mata.

Terletak di Jalan Indrapura 17, Kota Surabaya. Di dalam museum ini terdapat banyak koleksi mistis seperti tali pocong, susuk, tanah kuburan, sampai dengan peralatan lainnya yang berhubungan dengan santet.


Selain itu terdapat juga dua boneka jelangkung dengan mengenakan baju tidur warna putih, ijuk, serta paku bengkok yang konon katanya di keluarkan dari tubuh manusia. Konsep wisata di atas tentu merupakan buatan manusia.


Namun jangan salah, Jawa Timur juga masih menyimpan beragam destinasi wisata santet alami yang tentunya bisa dikulik dan dikunjungi sebagai jujugan ketika memilih berpergian kesini. Tentu lokasi berikut ini bisa anda kunjungi dengan pendampingan dari sang ahli, sebab tanpa pengawasan, khawatirnya malah justru tersasar. 


1. Alas Purwo

terletak di ujung tenggara Pulau Jawa. Tepatnya di Kecamatan Tegaldimo dan Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Jawa Timur. Alas Purwo telah lama jadi salah satu pesona wisata unggulan Banyuwangi. Tempat ini identik sebagai tempat yang angker, mistis, dan penuh misteri. Pasalnya, kawasan ini konon adalah tanah tertua di Pulau Jawa dan memiliki luas mencapai 44.037 hektar.


Alas Purwo juga kerap dijadikan tempat beragam ritual, tidak sedikit oknum yang datang sering memanfaatkan sebagai tempat pesugihan, pengasihan dan ritual santet bagi mereka yang kerap kali memilih jalan pintas. Konon hutan itu sering digunakan untuk mencari wangsit atau ilmu hitam. Maka, tidaklah mengherankan di hutan Alas Purwo Banyuwangi, ditemukan berbagai jenis mahluk gaib dengan bentuk tidak lazim.


Banyaknya nilai mistis yang ada di TN Alas Purwo, membuat tempat ini layak dikunjungi bagi wisatawan yang memang memiliki keingintahuan dialam lain utamanya bagi merekan yang ingin memperbanyak acuan literature dalam dunia persantetan. 


2. Alas Ketonggo

terletak 12 km arah selatan Kota Ngawi, tepatnya di Desa Babatan Kecamatan Paron. Luas Alas Ketonggo sendiri kurang lebih 4.846 M2. Alas Ketonggo merupakan salah satu alas wingit yang ada di tanah jawa. Sebenarnya Alas Porwo dan Alas Ketonggo adalah pasangan. Alas Purwo disebut sebagai Bapak, sedangkan Alas Ketonggo disebut sebagai Ibu.


Masyarakat di Alas Ketonggo menyebut ada lebih dari 10 pertapan yang ada diwilayah tersebut, mulai Palenggahan Ageng Srigati, Pundhen Watu Dhakon, Pundhen Tugu Mas, Umbul Jambe, Pundhen Siti Hinggil, Kali Tempur Sedalem, Sendang Drajat, Sendang Panguripan, Sendang Mintowiji, Kori Gapit dan Pesanggarahan Soekarno. Tentu dari banyaknya pertapan itu selalu ada saja yang menyalahgunakan untuk mendapatkan ilmu santet.


Alas ini pun seolah tak bisa dipisahkan dengan Gunung Lawu. Bahkan, hutan itu dipercaya sebagai gerbang alam gaib Gunung Lawu. Palereman Alas Ketonggo Srigati Ngawi yang rame pengunjung dikenal sebagai wisata spiritual pintu gerbang menuju alam gaib Gunung Lawu. Untuk itu, sebagai wisatawan yang ingin lebih mengenal persantetan, sudah seyogyanya melakukan kunjungan lebih lanjut mengenai alas ini sebagai alternatif pilihan wisata.


3. Alas Lali Jiwo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemkab Banyuwangi Minta Ponpes IU Jamin Keamanan Santri Pasca Terbongkarnya Kasus Pencabulan

Pemkab Banyuwangi Minta Ponpes IU Jamin Keamanan Santri Pasca Terbongkarnya Kasus Pencabulan

Malang | Jum'at, 08 Juli 2022 | 18:42 WIB

Pengasuh Pondok Terduga Pelaku Pencabulan Santri Banyuwangi Dibekuk di Palembang Oleh Tim Macan

Pengasuh Pondok Terduga Pelaku Pencabulan Santri Banyuwangi Dibekuk di Palembang Oleh Tim Macan

Malang | Jum'at, 08 Juli 2022 | 16:15 WIB

Tes Keperawanan, Siasat Bejat Pengasuh Ponpes di Banyuwangi Cabuli Santri

Tes Keperawanan, Siasat Bejat Pengasuh Ponpes di Banyuwangi Cabuli Santri

Malang | Kamis, 07 Juli 2022 | 21:45 WIB

Terkini

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Kalbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:51 WIB

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:00 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:29 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB