59 Tahun Dibahas, KUHP Baru Diharap Menjadi Titik Temu dari Berbagai Perdebatan

Purwokerto | Suara.com

Kamis, 22 September 2022 | 13:59 WIB
59 Tahun Dibahas, KUHP Baru Diharap Menjadi Titik Temu dari Berbagai Perdebatan
Ilustrasi penegakan hukum/peradilan (Suara.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA - Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru diharap menjadi titik temu (kalimatun sawa) dan kesamaan pandangan dari berbagai perdebatan selama kurun waktu 59 tahun. 

"RKUHP sudah dibahas selama 59 tahun dan sudah hampir final, isinya sudah mengakomodasi dari berbagai kepentingan, berbagai aliran, berbagai faham, berbagai situasi budaya dan sebagainya sudah dirajut menjadi satu yang namanya visi bersama tentang Indonesia, kalau dalam bahasa agamanya itu 'Kalimatun Sawa'," ujar Mahfud MD dalam sambutannya yang dikutip dari siaran tertulisnya. 

Mahfud MD menjelaskan, RKUHP baru saat ini sedang gencar didiskusikan dan disosialisasikan oleh pemerintah banyak memuat unsur yang berkaitan dengan agama. Untuk itu, penting bagi agamawan, akademisi, universitas Islam, pesantren, dan masyarakat untuk paham dan mengerti isi dari RKUHP.

“Saudara, mengapa mengapa Menteri Agama diundang oleh Presiden dalam rapat, penjelasannya karena sepanjang proses pembahasan RUU ini, pro kontra muncul dari kalangan agama," ujarnya. 

Mahfud MD menerangkan, ada masalah perzinaan, masalah hukuman mati, HAM, sehingga Menteri Agama diundang oleh presiden, untuk mendialogkan, mensosialisasikan dengan para agamawan, kampus, untuk didengar bahwa ini sudah dialogkan dengan para ulama, MUI, Pondok Pesantren, karena sudah 59 didiskusikan.

Ia melanjutkan, KUHP merupakan salah satu dari kalimatun sawa atau kesamaan pandangan dari berbagai perbedaan pandangan. Aturan baru ini merupakan titik temu dari berbagai perdebatan yang telah berlangsung selama puluhan tahun. KUHP baru sekaligus menjadi produk hukum nasional yang memuat karakter bangsa Indonesia. 

“Usaha untuk membuat yang baru itu dimulai tahun 1963, yakni 59 tahun yang lalu. Dimulai dari Semarang, dari Undip. Ini kan buatan Belanda, terus didiskusikan sampai 59 tahun. Berbagai pendapat diajukan, pro kontra muncul, akhirnya RKUHP ini jadi,”  lanjut Mahfud MD.

Menurutnya, semula RUU KUHP akan disahkan pada tanggal 17 Agustus 2022, saat Indonesia memperingati hari kemerdekaan ke-77, namun Presiden Jokowi meminta agar RKUHP disosialisaikan dan didiskusikan kembali agar terbentuk pemahaman di kalangan masyarakat. 

“Sehingga dimatangkan lagi kata presiden, diskusikan dan sosialisasikan lagi. Kaum agamawan, universitas,  pesantren undang, beri tahu, beri tahu bahwa inilah hasil yang kita kerjakan, sekarang ini bagi yang tidak paham, dipahamkan melalui dialog ini,” pungkas Mahfud MD. (Arif KF)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terlalu! Anak Disabilitas Mental Dirudapaksa Hingga Hamil di Banyumas, Pelaku 9 Orang

Terlalu! Anak Disabilitas Mental Dirudapaksa Hingga Hamil di Banyumas, Pelaku 9 Orang

| Kamis, 22 September 2022 | 07:46 WIB

Satatistik Menunjukkan, Timnas Indonesia Berpeluang Menang Lawan Curacao hingga Peringkat FIFA Terdongkrak

Satatistik Menunjukkan, Timnas Indonesia Berpeluang Menang Lawan Curacao hingga Peringkat FIFA Terdongkrak

| Kamis, 22 September 2022 | 07:34 WIB

Menko Polhukam: Reformasi Kultural di Tubuh Polri Masih Stagnan dan Terkesan Mundur

Menko Polhukam: Reformasi Kultural di Tubuh Polri Masih Stagnan dan Terkesan Mundur

| Rabu, 21 September 2022 | 21:11 WIB

Terkini

Wujudkan Kendaraan Impian dengan Promo Spesial BRI KKB The Elite

Wujudkan Kendaraan Impian dengan Promo Spesial BRI KKB The Elite

Bri | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:53 WIB

Modal Mulai Rp1 Juta, Inilah Cara Mudah Beli Sukuk ST016 Langsung dari BRImo

Modal Mulai Rp1 Juta, Inilah Cara Mudah Beli Sukuk ST016 Langsung dari BRImo

Bri | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:49 WIB

Peeling Serum Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Skincare Malam Hari yang Tepat

Peeling Serum Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Skincare Malam Hari yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:40 WIB

Demi Cucunya Lahir Jumat Kliwon, Ahmad Dhani Sempat Minta Alyssa Daguise Diinduksi

Demi Cucunya Lahir Jumat Kliwon, Ahmad Dhani Sempat Minta Alyssa Daguise Diinduksi

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri

Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:25 WIB

Korban Bus ALS di Sumsel Jadi 18 Orang, Tim DVI Temukan Potongan Tubuh Diduga Anak

Korban Bus ALS di Sumsel Jadi 18 Orang, Tim DVI Temukan Potongan Tubuh Diduga Anak

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:23 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

BRI Life Buka 2026 dengan Gemilang, Rasio Klaim Jauh di Bawah Rata-Rata Industri

BRI Life Buka 2026 dengan Gemilang, Rasio Klaim Jauh di Bawah Rata-Rata Industri

Bri | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB