Gempa Megathrust dan Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa Bukan Dongeng, Sains dan Sejarah Membuktikan

Purwokerto | Suara.com

Senin, 26 September 2022 | 07:15 WIB
Gempa Megathrust dan Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa Bukan Dongeng, Sains dan Sejarah Membuktikan
Dr Ing Widjo Kongko saat berkunjung ke Diskominfo Kabupaten Cilacap, Kamis 22 September 2022 untuk berbagi kisah mengenai pengalamannya mengkaji berbagai permodelan tsunami. (Diskominfo Cilacap)

PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP - Kajian kegempaan di laut selatan Jawa menunjukkan adanya potensi gempa megathrust berkekuatan 8,8 SR yang mampu menimbulkan tsunami setinggi 20 meter.
Kajian itu antara lain dilakukan Dr Ing Widjo Kongko. Ia mulai dikenal luas kala menyampaikan hasil kajian potensi tsunami di selatan Pulau Jawa bagian barat itu. 

Perekayasa di Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini membuat pemodelan bencana dengan fokus ke daerah Selatan Jawa. Dari permodelan inilah ia menemukan potensi gempa bermagnitudo 8,8 dan tsunami dengan tinggi 20 meter.

Potensi megathrust dan tsunami besar ini makin meyakinkan ketika didukung data sains dan sejarah. Berdasarkan permodelan ini, Peneliti tsunami purba dari LIPI, Eko Yulianto bahkan menemukan apa yang diyakini sebagai lapisan tsunami sekitar 400 tahun yang lalu di Selatan Jawa. 

“Ada teman yang ahli Paleotsunami. Pak Eko melakukan survei dan mengambil sampel material organiknya, dan di dating menggunakan sistem karbon. Diketahui umurnya ada yang 1.000 tahun, 500 tahun, dan sebagainya” kata pria kelahiran Banyumas 1967 itu.

Peristiwa tsunami pada masa lampau, menurut Widjo juga tercatat dalam beberapa manuskrip kuno. Salah satunya seperti yang terekam dalam tembang/sekar mocopat Serat Srinata. Manuskrip-manuskrip tersebut menurutnya patut diteliti lebih mendalam secara saintis.

“Hal ini penting agar kearifan lokal ini menjadi pertimbangan pemerintah untuk merumuskan mitigasi bencana yang baik bagi suatu daerah,” ujar Widjo saat berkunjung ke kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cilacap, Kamis 22 September 2022 untuk berbagi kisah mengenai pengalamannya mengkaji berbagai permodelan tsunami.

Pria yang pernah menjadi peneliti senior pada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) ini menjelaskan, zona megathrust bukanlah hal baru karena sudah ada saat terbentuknya rangkaian busur kepulauan Indonesia jutaan tahun lalu.

Tak hanya di selatan Jawa, zona megathrust sendiri berada di berbagai zona subduksi aktif yang meliputi subduksi Sunda mencakup Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, dan Sumba. Ada pula Subduksi Banda, Subduksi Lempeng Laut Maluku, Subduksi Sulawesi, Subduksi Lempeng Laut Filipina dan Subduksi Utara Papua.

Widjo menyarankan, pemerintah perlu memperbaiki sistem peringatan dini tsunami, terutama untuk tsunami non tektonik. Ia juga menggarisbawahi mitigasi bencana terpadu untuk mengurangi dampak dan risiko yang timbul. Di sisi lain, media juga harus membuat pemberitaan yang proporsional untuk mengedukasi masyarakat.

“Bagaimanapun kita harus selalu siap. Potensi tetap ada. Tidak perlu panik, tapi kita perlu tumbuhkan kembali kearifan lokal untuk membuat program literasi dan mitigasi untuk evakuasi mandiri,” ujarnya.

Namun tak semua orang merespons temuannya secara positif. Alih-alih mengantisipasi dengan kesiapsiagaan, kajian tersebut malah dinilai meresahkan hingga berujung ke laporan kekepolisian. Namun semua ia hadapi dengan data dan kajian ilmiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nelayan Cilacap yang Hilang Ditemukan Meninggal

Nelayan Cilacap yang Hilang Ditemukan Meninggal

| Senin, 26 September 2022 | 05:46 WIB

Nelayan Jatuh dan Tenggelam di Laut Karangkandri Cilacap

Nelayan Jatuh dan Tenggelam di Laut Karangkandri Cilacap

| Minggu, 25 September 2022 | 10:10 WIB

Berwisata ke Benteng Pendem Cilacap, Berani?

Berwisata ke Benteng Pendem Cilacap, Berani?

| Sabtu, 24 September 2022 | 09:27 WIB

Kronologi Longsor Timbun Warga di Arcawinangun Banyumas, Bermula Banjir Kali Pelus

Kronologi Longsor Timbun Warga di Arcawinangun Banyumas, Bermula Banjir Kali Pelus

| Selasa, 20 September 2022 | 09:12 WIB

Terkini

BRI Dukung Komunitas Hiking, Burjo Ngegas Gombel Hadirkan Ruang Kolaborasi Positif

BRI Dukung Komunitas Hiking, Burjo Ngegas Gombel Hadirkan Ruang Kolaborasi Positif

Jawa Tengah | Rabu, 15 April 2026 | 08:47 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:41 WIB

Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sejumlah Titik di Sleman

Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sejumlah Titik di Sleman

Jogja | Rabu, 15 April 2026 | 08:41 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini

Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB

5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar

5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB

Putuskan Cerai, Clara Shinta Heran Suami Malah VCS saat Ekonomi Lagi Susah

Putuskan Cerai, Clara Shinta Heran Suami Malah VCS saat Ekonomi Lagi Susah

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB

Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen

Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:27 WIB