Beda dengan Zebra Cross, Ini Fungsi Pelican Crossing untuk Pejalan Kaki di Kebumen

Purwokerto

Sabtu, 14 Januari 2023 | 08:46 WIB
Beda dengan Zebra Cross, Ini Fungsi Pelican Crossing untuk Pejalan Kaki di Kebumen
pelican Crossing di depan masjid Kauman

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN- Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Perhubungan memasang dua Pelican Crossing di Kota Kebumen, tepatnya di depan Masjid Kauman, dan depan Masjid Bani Ahmad, Jalan Kusuma.


Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Perhubungan Slamet Mustolkhah menyatakan, pelican crossing atau lampu lalu lintas untuk penyeberangan dipasang untuk memudahkan para pejalan kaki menyeberang seiring diterapkannya sistem jalan satu arah.


Pelican crossing ini berbeda dengan zebra cross.

"Kalau zebra cross biasa saja, kan, hanya garis-garis saja enggak ada kelengkapan. Kalau pelican crossing dikasih lampu, ada tombolnya juga untuk kasih suara saat menyeberang," kata Slamet saat ditemui di depan Masjid Kauman, Kebumen, Selasa (10/1).


Selain itu, kata dia, pengguna kendaraan juga dapat mengetahui bahwa ada yang menyeberang. Ia menambahkan, pelican crossing sebenarnya bukanlah hal baru. "Ya setiap penyeberangan orang yang sudah dilengkapi lampu dan bunyi-bunyian itu sudah bisa dibilang pelican crossing," ujarnya. 


Dengan adanya pelican crossing masyarakat bisa menggunakan pada saat ingin menyebrang dengan hanya memecet tombol yang disediakan. Setelah itu menunggu lampu penyebrangan berwarna hijau diiringi dengan isyarat suara. Kemudian pejalan kaki bisa menyebarang melalui zebra cross yang disediakan.


"Pastikan kendaraan berhenti, dan dalam keadaan aman untuk menyebrang," ucapnya.


Slamet menyadari masyarakat khususnya pengguna kendaraan bermotor masih ada yang belum memahami kegunaan pelican crossing, sehingga, meski sudah ada tanda untuk berhenti, tetap masih ada yang menerobos. Pihaknya pun akan terus mensosialisasikan gunaan dari pelican crossing tersebut.


"Memang masih perlu sosialisasi, karena kita liat banyak masyarakat yang belum paham dengam adanya pelican crossing, sudah tahu ada tanda berhenti (merah) masih menyebrang, padahal adanya lampu ini kita ingin memberikan kesempatan bagi pajalan kaki agar biss menyebrang dengan aman, sosialisasi ini perlu ditingkatkan lagi," terangnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cenglu, Pemotor di Purbalingga Tewas Ditabrak Mobil Pikap

Cenglu, Pemotor di Purbalingga Tewas Ditabrak Mobil Pikap

Purwokerto | Sabtu, 14 Januari 2023 | 07:38 WIB

PLN Mobile Proliga 2023 Seri Purwokerto, Akhirnya BNI 46 Rasakan Manisnya Kemenangan

PLN Mobile Proliga 2023 Seri Purwokerto, Akhirnya BNI 46 Rasakan Manisnya Kemenangan

Purwokerto | Sabtu, 14 Januari 2023 | 07:04 WIB

Beli BBM di SPBU Berbeda Tidak Dilarang oleh Pertamina, Begini Aturannya

Beli BBM di SPBU Berbeda Tidak Dilarang oleh Pertamina, Begini Aturannya

Purwokerto | Jum'at, 13 Januari 2023 | 22:04 WIB

Terkini

Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik

Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik

News | Senin, 07 September 2026 | 21:58 WIB

City Run di Surabaya, Menyusuri Rute Bersejarah Hingga Meracik Parfum

City Run di Surabaya, Menyusuri Rute Bersejarah Hingga Meracik Parfum

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 21:56 WIB

HAARP Disebut Bisa Picu Gempa dan Gunung Meletus, Ini Fakta Ilmiah yang Membantahnya

HAARP Disebut Bisa Picu Gempa dan Gunung Meletus, Ini Fakta Ilmiah yang Membantahnya

News | Senin, 07 September 2026 | 21:54 WIB

Prabowo Minta Semua Penduduk Punya Rekening Koran, Ini Alasannya

Prabowo Minta Semua Penduduk Punya Rekening Koran, Ini Alasannya

News | Senin, 07 September 2026 | 21:53 WIB

Abu Krakatau Serang Lampung, Kasus ISPA di Tanggamus Langsung Melonjak

Abu Krakatau Serang Lampung, Kasus ISPA di Tanggamus Langsung Melonjak

Lampung | Senin, 07 September 2026 | 21:47 WIB

Purbaya Minta Anggaran Kemenkeu Rp 49,8 Triliun di 2027, Ini Rincian Programnya

Purbaya Minta Anggaran Kemenkeu Rp 49,8 Triliun di 2027, Ini Rincian Programnya

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 21:45 WIB

Bulan Dana Pensiun 2026, DPLK bank bjb Dorong Masyarakat Wujudkan Masa Depan Sejahtera

Bulan Dana Pensiun 2026, DPLK bank bjb Dorong Masyarakat Wujudkan Masa Depan Sejahtera

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 21:43 WIB

Cashback Belanja di Courtside Tiap Hari Rabu dari BRI, Main Padel Makin Pede!

Cashback Belanja di Courtside Tiap Hari Rabu dari BRI, Main Padel Makin Pede!

Bri | Senin, 07 September 2026 | 21:42 WIB

Istri Bupati Pemalang Diduga Kumpulkan dan Nikmati Uang Hasil Pemerasan

Istri Bupati Pemalang Diduga Kumpulkan dan Nikmati Uang Hasil Pemerasan

News | Senin, 07 September 2026 | 21:39 WIB

4 Petinggi Kejagung Disebut Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Kapuspenkum: Itu Asumsi

4 Petinggi Kejagung Disebut Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Kapuspenkum: Itu Asumsi

News | Senin, 07 September 2026 | 21:33 WIB

×