Sawah vs Pabrik, Lukisan Bowo Leksono Kritik Industrialisasi di Purbalingga yang Korbankan Sawah

Purwokerto

Jum'at, 10 Maret 2023 | 06:30 WIB
Sawah vs Pabrik, Lukisan Bowo Leksono Kritik Industrialisasi di Purbalingga yang Korbankan Sawah
Lukisan Bowo Leksono bertajuk Pabrik vs Sawah berkisah tentang kebijakan pemerintah daerah yang ugal-ugalan dalam industrialisasi hingga mengorbankan sawah . (Foto: Lukisan Bowo Leksono)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Desa Bajong Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga adalah salah satu desa swasembada pangan. Area persawahan terhampar luas di beberapa titik desa.

Memasuki 2022, beberapa pabrik berdiri. Bahkan salah satunya, pabrik bulu mata palsu terbesar kedua di dunia setelah pabrik di Guangzhou, Cina.

Pabrik-pabrik itu mengalihkan fungsi lahan persawahan. Beberapa kalangan berpendapat, puluhan hektar lahan sawah itu tidak produktif karena sulit teraliri air, karenanya layak menjadi kawasan industri.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam kurun waktu 20 tahun belakangan ini terlihat sembrono dalam tata guna lahan, banyak lahan hijau diizinkan menjadi permukiman dan industri.

Di beberapa titik lokasi seperti di Kelurahan Karangsentul Kecamatan Padamara, di Kelurahan Karangmanyar, Kelurahan Mewek, Kelurahan Grecol, dan Kelurahan Penambongan Kecamatan Kalimanah berdiri pabrik bulu mata Korea dan Perumahan di lahan pertanian. 

Perusahan bulu mata palsu di Kelurahan Karangsentul berdiri di lahan hijau, beberapa lokasi perumahan di Kecamatan Purbalingga belum menyelesaikan urusan alih fungsi lahan dari hijau ke coklat, perusahaan di Desa Bajong tidak dilengkapi AMDAL, dll. Hal ini jelas melanggar Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Purbalingga (RTRW) Tahun 2011-2031 yang tertuang dalam Perda No. 5 Tahun 2011 tentang RTRW Kabupaten Purbalingga, sebagai sebuah kebijaksanaan pemerintah daerah yang bertujuan mengatur tata guna lahan dan melindungi lingkungan dari ancaman penyalahgunaan, perusakan dan pencemaran.

Dalam RTRW ini, untuk area lokasi pabrik/industri seharusnya berada di Kawasan Industri yang berada di Mewek, namun pada kenyataannya pabrik-pabrik berdiri di sembarang tempat dan tersebar di wilayah Purbalingga. 

Dampak alih fungsi lahan pertanian (hijau) menjadi permukiman (kuning dan coklat) tersebut jelas menyebabkan produktivitas pangan menjadi berkurang atau menurun karena lahan pertanian menjadi lebih sempit.

Lebih jauh selain hilangnya lahan pertanian subur, juga hilangnya investasi dalam infrastruktur irigasi, kerusakan natural lanskap dan masalah lingkungan. Kemudian dampak tidak langsung yang ditimbulkan berupa inflasi penduduk dari wilayah perkotaan ke wilayah tepi kota.***

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak 6 Tahun Korban Rudapaksa di Purbalingga Trauma Berat, Takut Bertemu Orang

Anak 6 Tahun Korban Rudapaksa di Purbalingga Trauma Berat, Takut Bertemu Orang

Purwokerto | Selasa, 07 Maret 2023 | 11:57 WIB

Direktur CLC Purbalingga Bowo Leksono Gelar Pameran Tunggal Bertajuk "Gugat!"

Direktur CLC Purbalingga Bowo Leksono Gelar Pameran Tunggal Bertajuk "Gugat!"

Purwokerto | Selasa, 07 Maret 2023 | 06:10 WIB

Tersinggung, Warga Purbalingga yang Tengah Mabuk Pukul Seorang Pria Pakai Martil

Tersinggung, Warga Purbalingga yang Tengah Mabuk Pukul Seorang Pria Pakai Martil

Purwokerto | Senin, 06 Maret 2023 | 14:45 WIB

Peran Seni dan Budaya dalam Perkembangan Teknologi, Literasi Digital di Purbalingga

Peran Seni dan Budaya dalam Perkembangan Teknologi, Literasi Digital di Purbalingga

Purwokerto | Minggu, 05 Maret 2023 | 17:39 WIB

Terkini

Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya

Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api

Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur

Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup

Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:05 WIB

IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?

IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar

Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:00 WIB

5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya

5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar

Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:49 WIB

6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele

6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Ekshumasi Sutrimo Digelar Tanpa Keluarga, Kuasa Hukum: Mereka Tak Kuat Lihat Jasad

Ekshumasi Sutrimo Digelar Tanpa Keluarga, Kuasa Hukum: Mereka Tak Kuat Lihat Jasad

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:38 WIB

×