Memulai Saat Pandemi, Pemuda Desa Pekunden di Banyumas Sukses Bangun Kampung Garment di Tengah Sawah

Purwokerto

Minggu, 01 Oktober 2023 | 16:44 WIB
Memulai Saat Pandemi, Pemuda Desa Pekunden di Banyumas Sukses Bangun Kampung Garment di Tengah Sawah
Zakaria Asidiq menunjukkan jas almamater sebagai produk unggulan di Kampung Garment Desa Pekunden, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, beberapa hari yang lalu. (Foto: Zakaria Asidiq)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Pada masa pandemi COVID-19 yang melanda dunia, banyak orang mencari cara untuk bertahan hidup dan membantu komunitas sekitar. Inilah yang dilakukan oleh Zakaria Asidiq, seorang pemuda desa yang memutuskan untuk mendirikan “Kampung Garment Banyumas”, sebuah home industry yang bergerak di bidang konveksi pembuatan pakaian dengan konsep pemberdayaan masyarakat di Grumbul Kedungkambang, Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas.

Berdirinya Kampung Garment Banyumas bermula ketika Zakaria melihat dampak pandemi yang mengakibatkan tingginya angka pengangguran di desanya. Dengan tekad kuat untuk memberikan solusi, ia memutuskan untuk membuka peluang pekerjaan di sektor konveksi.

Keunikan dari Kampung Garment Banyumas terletak pada filosofinya yang kuat dalam pemberdayaan masyarakat. Mereka tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memberikan pelatihan kepada warga sekitar untuk meningkatkan keterampilan pada bidang menjahit, sablon hingga bordir. 

Hal ini membantu masyarakat lokal mendapatkan pendapatan tambahan dan merasa terlibat dalam pengembangan usaha ini.
Kampung Garment Banyumas memiliki fokus utama pada pembuatan pakaian dengan teknik sablon dan bordir.

Produk-produk yang dihasilkan oleh Kampung Garment Banyumas sangat beragam, mulai dari kaos, seragam sekolah, kemeja, jaket, jersey, dan berbagai jenis pakaian lainnya. Namun, yang menjadi produk unggulan adalah jas almamater berkualitas tinggi.

Selain memenuhi kebutuhan konsumen lokal, Kampung Garment Banyumas juga menerima pesanan dari berbagai daerah di Indonesia. Kualitas produk yang terjaga dengan baik dan harga yang kompetitif membuat bisnis ini semakin berkembang dan meningkatkan omset bisnis mereka.
 
Salah satu langkah penting dalam perkembangan Kampung Garment Banyumas adalah ketika  mengikuti pelatihan manajemen usaha dan keuangan yang mereka terima dari Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah. 

Dengan ilmu yang didapat selama pelatihan tersebut, Kampung Garment Banyumas berhasil menata bisnis mereka menjadi lebih baik, menghasilkan produk berkualitas tinggi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Kampung Garment Banyumas adalah contoh yang menginspirasi tentang bagaimana sebuah bisnis konveksi dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat lokal, memberikan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan perekonomian daerah. 

Dalam situasi sulit seperti saat pandemi, kreativitas dan tekad seperti yang ditunjukkan oleh Zakaria dan timnya di Kampung Garment Banyumas dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk berkontribusi pada perbaikan lingkungan sekitarnya melalui dunia bisnis.***

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inspirasi dari Mahasiswa Kembar UMP, tak Malu Jualan Nasi Kebuli

Inspirasi dari Mahasiswa Kembar UMP, tak Malu Jualan Nasi Kebuli

Purwokerto | Kamis, 28 September 2023 | 19:22 WIB

Politeknik Banjarnegara Wisuda 31 Mahasiswa, Ini Target yang Dicanangkan Tahun Depan

Politeknik Banjarnegara Wisuda 31 Mahasiswa, Ini Target yang Dicanangkan Tahun Depan

Purwokerto | Kamis, 28 September 2023 | 17:46 WIB

Pengalaman Pertama Mahasiswi Palestina Naik Bus Trans Banyumas ke Baturraden, Takjub dengan Alam Pegunungan

Pengalaman Pertama Mahasiswi Palestina Naik Bus Trans Banyumas ke Baturraden, Takjub dengan Alam Pegunungan

Purwokerto | Rabu, 27 September 2023 | 14:05 WIB

Serabi Banyumasan, Kuliner Khas yang Diburu Achmad Husein Setelah Lengser Jadi Bupati

Serabi Banyumasan, Kuliner Khas yang Diburu Achmad Husein Setelah Lengser Jadi Bupati

Purwokerto | Senin, 25 September 2023 | 12:40 WIB

Terkini

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:13 WIB

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:56 WIB

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:43 WIB

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:41 WIB

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Banten | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:37 WIB

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:31 WIB

Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer

Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer

Jabar | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:30 WIB

Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli

Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli

Bali | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:30 WIB

×