Apakah Ngupil Membatalkan Puasa? Ini Trik Mengupil Biar Enggak Batal

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 13 Maret 2024 | 16:08 WIB
Apakah Ngupil Membatalkan Puasa?  Ini Trik Mengupil Biar Enggak Batal
Apakah Ngupil Membatalkan Puasa? Ini Trik Mengupil Biar Enggak Batal (freepik)

Suara.com - Ibadah puasa merupakan kegiatan menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu mulai dari imsak hingga bedug magrib. Namun bagaimana hukum ngupil saat sedang puasa? Apakah ngupil membatalkan puasa? Berikut ini penjelasannya.

Diketahui bahwa memasukkan sesuatu ke lubang tubuh dengan disengaja bisa membatalkan puasa. Ini disampaikan oleh Ibnu Qosim Al Ghazi dalam kitab Fathul Qarib. Namun bagaimana dengan mengupil? Apakah ngupil membatalkan puasa?

Nah untuk mengetahui hukum ngupil apakah membatalkan puasa atau tidak, simak berikut ini penjelasannya yang dirangkum dari berbagai  sumber.

Hukum Mengupil saat Sedang Berpuasa

Memasukkan benda apapun ke dalam lubang, termasuk ke lubang hidung, hukumnya dapat membatalkan puasa, terutama jika disengaja. Jadi jika dengan sengaja mengupil, maka itu bisa membuat batal puasa.

Ini juga disampaikan oleh Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibary dalam kitab Fath al-Mu'in. Dalam kitab tersebut menyebutkan bahwa "batal puasa disebabkan masuknya benda 'ain (yang jelas, dapat dilihat) sekalipun hanya sedikit kedalam (bagian) yang disebut Jauf (rongga dalam)."

Namun jika hanya menggunakan jari pada bagian luar, maka itu hukumnya boleh dan tidak membatalkan puasa. Pendapat ini diungkapkan oleh sebagian besar ulama Madzhab Syafi’i.

Nah agar saat mengupil tidak sampai membatalkan puasa, ada tips yang bisa dilakukan. Seperti pendapat sebagian ulama Madzhab Syafi’I, pastikan jika mengupil hanya pada bagian luar saja agar tidak membatalkan puasa.

Adapun bagian luar hidung ini maksudnya pada bagian permukaan hidup, pada tulang hidung dan khaisyum (insang). Namun, jika melewati pangkal khaisyum, maka hukumnya batal. Ini tercantum dalam kitab I’anah al-Thalibin karya Imam Abu Bakar bin Sayyid Muhammad Syata al-Dimyati.

baca juga

"Dan tidak membatalkan puasa dengan sebab sampainya sesuatu ke tulang hidung, karena tulang hidung termasuk bagian luar. Tulang hidung pun termasuk bagian dari khaisyum (insang), dan khaisyum seluruhnya termasuk tubuh bagian luar. Kecuali benda tersebut sampai melewati pangkal khaisyum, artinya jika sampai melewati pangkal khaisyum, maka puasa batal. Jika tidak sampai melewati, maka puasa tidak batal."

Demikian ulasan mengenai apakah ngupil membatalkan puasa lengkap dengan hukum, dalil, dan tips membersihkan hidung saat puasa agar tidak sampai membatalkan puasa. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Hukum Mencicipi Makanan Saat Puasa? Awas Bisa Bikin Batal!

Apa Hukum Mencicipi Makanan Saat Puasa? Awas Bisa Bikin Batal!

Religi | Rabu, 13 Maret 2024 | 15:13 WIB

Cara Membuat Oralit di Rumah, Aman Dikonsumsi saat Puasa?

Cara Membuat Oralit di Rumah, Aman Dikonsumsi saat Puasa?

Religi | Rabu, 13 Maret 2024 | 14:57 WIB

Ada Gerhana di Bulan Ramadhan 2024, Apakah Tanda Kiamat?

Ada Gerhana di Bulan Ramadhan 2024, Apakah Tanda Kiamat?

Religi | Rabu, 13 Maret 2024 | 14:47 WIB

Apakah Nangis Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Para Ulama

Apakah Nangis Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Para Ulama

Religi | Rabu, 13 Maret 2024 | 12:25 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×