Selebtek.suara.com - Setelah kabar Gary Iskak ditangkap oleh pihak kepolisian karena kasus narkoba, kini Andrie Bayuadjie, gitaris Kahitna pun tersandung kasus yang sama.
Andree ditangkap kepolisan Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (2/6/2022) dini hari di Cilandak, Jakarta Selatan. Bersamanya, polisi juga menemukan obat penenang valdimex diazepam sebanyak 45 butir. Kepada penyidik, dia mengaku memakainya untuk membantu tidur usai aktivitas sebagai musisi.
Andrie lahir di Bandung pada 23 Agustus 1974. Ia merupakan gitaris band Kahitna sejak awal berdiri di 1986. Ia memulai karirnya saat masih remaja di band tersebut. Berikut ini profil singkat Andrie seperti dilansir Suara.com.
Karier
Andrie Bayuadji adalah senior di band Kahitna. Ia adalah gitaris inti sejak band tersebut berdiri. Saat ini grup musik Kahitna sendiri sudah berusia 36 tahun. Kahitna dibentuk oleh Yovie Widianto di Bandung 24 Juni 1986.
Awalnya Kahitna memiliki trio vokalis Hedi Yunus, Carlo Saba, dan Ronni Waluya. Namun, Ronni hengkang dari grup musik tersebut pada 1995. Kekosongan tersebut kemudian diisi Mario Ginanjar pada 2002.
Sepanjang perjalanan Kahitna, Andrie Bayuadjie terlibat dalam beberapa penggarapan lagu, di antaranya yakni Bukan Sabtu (1998) sebagai komposer, Kerinduan (2000) sebagai komposer dan penulis lirik, serta Oowae (1995) dan Selalu Cinta (2016) yang juga sebagai komposer dan penulis lirik.
Prestasi
Sebagai gitarin andal, Andrie Bayuadjie punya segudang prestasi. Ia pernah meraih penghargaan The Best Guitarist dalam Hang Tuah Jazz Festival 1992.
Bersama Kahitna, Andrie Bayuadjie juga terlibat dalam album-album Kahitna yang dirilis sejak 1993 hingga 2016. Diantaranya, Cerita Cinta (1994), Cantik (1995), Sampai Nanti (1998), Permaisuriku (2000), The Best of Kahitna (2002), dan Cinta Sudah Lewat (2003). Kemudian, album berjudul Soulmate (2006) dan Lebih Dari Sekadar Cantik (2010), Cerita Cinta : 25 Tahun Kahitna (2011) serta terakhir album Rahasia Cinta (2016).
Kahitna juga masih aktif berkarya hingga kerap manggung di berbagai kota di Indonesia. Terakhir, mereka mengeluarkan single 'Seribu Bulan Sejuta Malam' di 2019. Single tersebut digarap bekerja sama dengan produser muda Lale dan Nino. (*)