"Kami pun kemudian mendapat perlakuan fisik seperti dorongan keras kepada saya sampai saya terpojok ke dinding dan tidak bisa apa-apa. Begitu juga terhadap personil Radja lainnya dibentak dan disuruh diam serta duduk di lantai bahkan dilempar botol minuman yang hampir mengenai wajah drummer Radja," kata ian Kasela.
"Tanpa alasan yang jelas dan pasti, dua orang tersebut terus saja memaki kami dengan nada intonasi yang sangat tinggi. Kejadian tersebut berlangsung lebih kurang setengah jam, dan setelah itu mereka semua keluar sambil memaki anak-anak kami dengan kata-kasar kasar yang berada di luar ruangan," pungkasnya.
Atas kejadian itu, band Radja mengaku trauma tampil kembali di Malaysia. Mereka pun membuat laporan polisi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mabes Polri, Jakarta, pada Senin (13/3/2023).(*)