Saat itulah terjadi kesalahpahaman di jalan dan dia menantang polisi tersebut berkelahi.
Setelah video tersebut viral, anggota Polsek Sukawati bergerak cepat dengan memanggil kedua belah pihak hingga akhirnya menyelesaikan kasus secara kekeluargaan.
"Saya minta maaf karena emosi sesaat tanpa memikirkan dampak yang terjadi," ujar Nyoman Pasek, dalam keterangan Pria Plontos Tantang Polisi Berpakaian Preman Berkelahi
Rekaman video dua pria hendak berkelahi di pinggir jalan viral di sosial media. Setelah ditelusuri, kejadiannya ternyata di Jalan Pasekan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.
Dalam tayangan tampak pria berkepala plontos mengepalkan kedua tangan dan memasang kuda-kuda layaknya petinju sambil menantang pria di depannya. Belakang diketahui pria yang ditantang ternyata anggota Polri.
Polisi itu diketahui bernama Aiptu I Wayan Suberatha yang bertugas di Polsek Sukawati. Saat kejadian dia sedang lepas dinas.
Sementara pria berkepala plontos yang emosi bernama I Nyoman Pasek. Bahkan dia sempat menghubungi temannya Putu Gede Darmawan untuk ikut menyerang polisi tersebut.
Kronologi kejadian bermula saat Aiptu I Wayan Suberatha memakai pakaian nondinas hendak keluar dari rumahnya untuk membeli sayur. Karena tempat jualan sayur tutup, dia hendak putar-balik.
Tiba-tiba seseorang warga yakni I Nyoman Pasek yang datang dari arah timur mengucapkan kata-kata kasar. Saat itulah terjadi kesalahpahaman di jalan dan dia menantang polisi tersebut berkelahi.
Setelah video tersebut viral, anggota Polsek Sukawati bergerak cepat dengan memanggil kedua belah pihak hingga akhirnya menyelesaikan kasus secara kekeluargaan.
"Saya minta maaf karena emosi sesaat tanpa memikirkan dampak yang terjadi," kata Nyoman Pasek, dalam keterangan akun tersebut.