Ada Jamu Haram ?! Simak Penjelasan LPPOM MUI Terkait Jamu Gendong, Jamu Seduh, Jamu Cair dan Jamu Kapsul

Semarang | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 16:04 WIB
Ada Jamu Haram ?! Simak Penjelasan LPPOM MUI Terkait Jamu Gendong, Jamu Seduh, Jamu Cair dan Jamu Kapsul
Ilustrasi jamu (Photo by Fauzan on Unsplash)

SUARA SEMARANG Jamu dengan segala khasiatnya menjadikan minuman tradisional ini tetap populer. Bahkan, selain warga lokal, jamu kini juga mulai dikenal di mancanegara.

Racikan dari berbagai rimpang dan bahan herbal lainnya, diyakini dapat menjaga stamina, mengurangi pegal-pegal, menyembuhkan batuk, pilek dan beberapa jenis penyakit lainnya.

Sebagian besar dari kita mungkin banyak yang bertanya-tanya, racikan jamu terbilang warisan turun-temurun dan berbahan herbal, lalu bagaimana bisa ada jamu yang haram ? Berikut penjelasannya.

Direktur Utama LPPOM MUI, Muti Arintawati mengatakan, secara umum, jamu terbuat dari tumbuh-tumbuhan, sehingga halal dikonsumsi.

“Namun, tidak jarang dalam prakteknya banyak produk jamu yang dicampur dengan bahan-bahan lain yang tidak jelas kehalalannya,”kata Muti Arintawati, dikutip dari media sosial @lppom_mui yang diunggah pada Jumat (21/10/2022).

Kini, setidaknya ada lima jenis jamu yang beredar di masyarakat. Yaitu jamu gendong, jamu seduh, jamu cair, jamu dari China serta jamu kapsul.

Jamu gendong disajikan dalam bentuk rebusan atau ekstrak dari berbagai jenis dedaunan dan rempah yang dihaluskan dengan cara ditumbuh.

Setelah dicampur dengan air dan gula merah secukupnya, jamu tersebut kemudian disaring dan disimpan dalam botol kemudian siap disajikan.

Disebut jamu gendong karena biasanya diproduksi dalam skala kecil rumahan, lalu dijual berkeliling dengan digendong.

“Jika dikonsumsi langsung dan tidak dicampur dengan bahan-bahan lain, jamu ini aman dan halal dikonsumsi,”katanya.

Berikutnya jamu seduh, jamu dibuat dalam bentuk serbuk kering dan dikemas dalam sachet. Cara mengonsumsinya, cukup seduh dengan air panas.

Jamu seduh dapat dibeli di warung-warung maupun kedai-kedai jamu. Sebagian ada yang sudah bersertifikasi halal. Meski begitu, bila kita tidak menyeduh sendiri, hal berikut ini perlu diperhatikan. Diantaranya, penambahan bahan-bahan lain sebelum disajikan.

“Ada kemungkinan jamu disajikan dengan penambahan berbagai macam ramuan yang tidak halal. Misalnya ditambah dengan anggur kolesom, arak, atau gingseng yang direndam dalam arak,”ungkapnya.

Jamu cair juga perlu dicermati titik kritisnya, yaitu dari proses ekstraksinya. Selain menggunakan air, jamu berbentuk cair ini kadang juga menggunakan alkohol.

“Jamu tradisional dari China juga wajib dicermati, karena biasanya menggunakan berbagai bahan tambahan hewani. Diantaranya, tangkur buaya, kuku macan, hati beruang, hingga darah ular. Bahan tambahan tersebut jelas haram dikonsumsi,”tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Jumat, 21 Oktober 2022: Hujan Sore-Sore

Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Jumat, 21 Oktober 2022: Hujan Sore-Sore

| Jum'at, 21 Oktober 2022 | 01:00 WIB

BPOM Sebutkan 5 Nama Obat Sirup dengan Kandungan Etilen Glikol di Atas Batas Aman

BPOM Sebutkan 5 Nama Obat Sirup dengan Kandungan Etilen Glikol di Atas Batas Aman

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:42 WIB

Ada Potensi Haram Dalam Jus Kemasan, Cek Titik Kritisnya

Ada Potensi Haram Dalam Jus Kemasan, Cek Titik Kritisnya

| Selasa, 13 September 2022 | 15:09 WIB

Beda Kerupuk Kulit Babi dan Kerupuk Kulit Sapi

Beda Kerupuk Kulit Babi dan Kerupuk Kulit Sapi

| Selasa, 06 September 2022 | 07:46 WIB

Terkini

Edukasi Pilah Sampah untuk Pelajar Disabilitas, Hadirkan Ruang Belajar yang Inklusif

Edukasi Pilah Sampah untuk Pelajar Disabilitas, Hadirkan Ruang Belajar yang Inklusif

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:51 WIB

4 Sunscreen Zinc PCA untuk Kulit Berminyak, Bantu Wajah Matte Bebas Kilap!

4 Sunscreen Zinc PCA untuk Kulit Berminyak, Bantu Wajah Matte Bebas Kilap!

Your Say | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:50 WIB

John Herdman: Main di Eropa Tak Jamin Masuk Skuad Timnas Indonesia

John Herdman: Main di Eropa Tak Jamin Masuk Skuad Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:46 WIB

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:40 WIB

Kedok Pijat Refleksi: Pimpinan Ponpes di Ponorogo Cabuli 11 Santrinya

Kedok Pijat Refleksi: Pimpinan Ponpes di Ponorogo Cabuli 11 Santrinya

Jatim | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:38 WIB

Warna Keberuntungan 12 Zodiak Hari Ini 20 Mei, Siap-siap Hoki Seharian!

Warna Keberuntungan 12 Zodiak Hari Ini 20 Mei, Siap-siap Hoki Seharian!

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:36 WIB

Bank Indonesia Diramal Naikkan Suku Bunga Jadi 5 Persen Hari Ini

Bank Indonesia Diramal Naikkan Suku Bunga Jadi 5 Persen Hari Ini

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:33 WIB

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:32 WIB

Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul

Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:31 WIB

Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut

Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:30 WIB