Cerita Aremania, Saksi Keterlibatan Prajurit TNI Bantu Polisi lakukan Kekerasan terhadap Suporter

Serang Suara.Com
Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:53 WIB
Cerita Aremania, Saksi Keterlibatan Prajurit TNI Bantu Polisi lakukan Kekerasan terhadap Suporter
Kolase tangkapan layar video tindakan represif aparat keamanan berseragam TNI saat menghalau suporter arema yang masuk ke area lapangan stadion Kanjuruhan, Malang (1/10/2022) malam. (Twitter)

Seorang Aremania, suporter Arema FC yang juga merupakan penyintas tragedi Kanjuruhan, membeberkan aksi represif TNI dan Polri terhadap para suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang, usai pertandingan Tim bernama Singo Edan vs Persebaya pada Sabtu malam (1/10/2022).

Ia mengungkapkan, ada dua aparat TNI yang secara bergantian menyerang para suporter. Aramania yang tak mau disebutkan namanya itu, mengaku TNI yang bertugas membantu pengamanan di laga Arema FC vs Pesebaya justru turut membabi buta membantu polisi melakukan kekerasan, seperti terlihat dalam beberapa video viral beredar di media sosial.

"TNI waktu itu kan juga diperbantukan sebagai pengamanan juga. Memang sangat terlihat jelas kalau pemukulan yang membabi buta itu bukan cuma Brimob, tapi juga dari tentara yang memakai seragam loreng lengkap dengan tameng dan pentungan," Ungkap Aremania dikuti dari keterangan di Youtube Yayasan LBH Indonesia, Rabu (5/10/2022).

Meski menyerang fisik suporter secara membabi buta, Aremania menegaskan bahwa sejauh yang mereka pantau di dalam stadion, TNI tidak mengikuti polisi untuk menembakkan gas air mata.

Dia menyatakan bahwa mereka hanya pihak Brimob yang melakukan penembakan gas iar mata itu ke arah penonton di tribun stadion. Hal itulah yang diduga kuat bahwa gas air mata sebagai salah satu penyebab lebih dari 100 korban tewas.

"Saya sendiri tidak pernah melihat anggota TNI yang menembakan. Yang jelas saya tahu dari utara ke selatan itu dalah dari Brimob,” ujarnya.

Ancaman Pasal Berlapis Kepada Prajurit TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa di DPR [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp]
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa di DPR (sumber: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp)

Diketahui sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa tidak bisa menerima tindakan prajurit yang melakukan kekerasan terhadap suporter Aremania, saat kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu. Andika melihat prajurit tentara tersebut melakukan tindakan kekerasan terhadap para pendukung atau suporter, yang justru malah tidak menyerang prajurit TNI.

"Kalau seperti di video, beberapa oknum itu, itukan ada yang menyerang masyarakat atau individu yang tidak juga menyerang mereka. Bahkan juga membelakangi. Jadi, ya sangat-sangat ngga bagus," kata Andika, Rabu (5 Oktober 2022) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. 

Oleh karena itu, Andika meyakinkan bahwa prajurit yang bersalah akan diberi sanksi dan diproses secara hukum.

Baca Juga: Bakal Jadi Kejutan di Persidangan, Kuasa Hukum Bharada E Bawa Saksi Meringankan dari Manado

“Minimal Pasal 351 KUHP, minimal ya ayat 1. Belum lagi nanti KUHP Pasal 126 (soal) melebihi kewenangannya dalam bertindak, itu minimal. Jadi kami akan terus dan setiap pasal kan ada ancaman hukuman,” jelasnya.

Andika kemudian berbicara tentang standar prosedur tetap atau protap yang ada saat dijalankan TNI dalam melakukan pengamanan pertandingan sepak bola. Ia menyebutkan, dalam protap TNI hanya merupakan lapisan terakhir atau dukungan perbantuan untuk polisi.

"Di kepolisian itu kan ada SOP, jadi misal terjadi emergensi, respon awal itu siapa? apakah Itu Sabhara, yang terakhir itu seingat saya, Brimob ketiga. Nah, kita yang keempat (TNI), biasanya seperti itu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI