Pencucian Uang Buat Kampanye Pemilu Hasil Kejahatan Lingkungan Mengalir ke Tujuh Provinsi Termasuk Sumatera

Serang

Selasa, 08 Agustus 2023 | 17:02 WIB
Pencucian Uang Buat Kampanye Pemilu Hasil Kejahatan Lingkungan Mengalir ke Tujuh Provinsi Termasuk Sumatera
Ilustrasi Partai Politik (Suara)

Suara Serang - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah mengungkapkan situasi yang mengkhawatirkan: dana senilai Rp 1 triliun telah mengalir ke partai politik sebagai hasil dari tindak pidana kejahatan lingkungan. 

Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK, dalam sebuah agenda Forum Diskusi Sentra Gakkumdu 'Wujudkan Pemilu Bersih', mengungkapkan bahwa risiko ini telah berimbas pada tujuh provinsi di Indonesia dengan tingkat risiko TPPU tertinggi.

Hasil temuan PPATK ini bukan hanya meruntuhkan integritas pemilihan umum, tetapi juga mengungkapkan kerentanannya terhadap tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang mungkin merasuki dunia politik.

Dengan aliran dana yang berasal dari tindak pidana kejahatan lingkungan, risiko manipulasi politik dan penggunaan dana kotor dalam kampanye terbuka lebar.

Menurut Ivan Yustiavandana, tujuh provinsi yang paling berisiko dalam hal TPPU teridentifikasi sebagai Jawa Timur, DKI Jakarta, Sumatera Barat, Jawa Barat, Papua, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara. Hasil investigasi PPATK menyoroti bahwa tidak ada peserta Pemilu yang sepenuhnya terlepas dari keterlibatan dalam kejahatan tersebut.

Lebih lanjut, Ivan mengungkapkan bahwa saat ini fokus utama PPATK adalah pada tindak kejahatan keuangan yang berkaitan dengan lingkungan. Dalam upaya untuk menjaga integritas proses politik dan menghalangi penggunaan dana hasil tindak pidana dalam kampanye, PPATK sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap aliran dana tersebut.

PPATK memastikan apakah partai politik yang menerima dana dari kejahatan lingkungan akan tetap berpihak pada kepentingan publik, ataukah akan mendorong agenda yang merugikan lingkungan demi keuntungan pribadi?

"PPATK punya wewenang mengivestigasi seberapa besar tindak pidana ini masuk ke kontestasi politik hingga berdampak pada tindak pidana pencucian uang," jelasnya. [*]

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usia Minimal Capres Cawapres Digugat, Perludem Singgung Soal Syarat Ketat Kandidat

Usia Minimal Capres Cawapres Digugat, Perludem Singgung Soal Syarat Ketat Kandidat

News | Selasa, 08 Agustus 2023 | 16:50 WIB

Dibongkar PPATK! Ternyata Ada Uang Kejahatan Lingkungan Rp 1 Triliun Ngalir ke Parpol

Dibongkar PPATK! Ternyata Ada Uang Kejahatan Lingkungan Rp 1 Triliun Ngalir ke Parpol

News | Selasa, 08 Agustus 2023 | 16:20 WIB

Masyarakat Jangan Mudah Diprovokasi, Tahun Politik Memang Kadang Kejam

Masyarakat Jangan Mudah Diprovokasi, Tahun Politik Memang Kadang Kejam

Your Say | Selasa, 08 Agustus 2023 | 15:39 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×