"Jadi bukan saya yang menyerah, tetapi ada keinginan orang tua klien yang menyatakan, 'Sudahlah, toh satu kasus ini tiga bulan saja tidak tuntas. Ini seperti menyandera kepolisian'," jelas Kamaruddin.
Kamaruddin juga mengakui bahwa pihak keluarga, terutama sang ayah memang sempat menyerah, namun tidak dengan dirinya.
Kamaruddin mengaku bahwa semangatnya masih berapi-api guna menuntaskan kasus pembunuhan kliennya setuntas-tuntasnya.
"Kalau saya semangatnya masih berapi-api. Tetapi orang tua, ayah dari almarhum sempat mengatakan sudah jenuh," imbuh Kamaruddin.
Hal tersebut juga disepakati oleh Irma yang hingga saat ini juga terus mendampingi proses hukum atas kasus pembunuhan Brigadir J.
"Sempat (menyerah) sebentar. Jadi seperti orang yang ragu-ragu tetapi teguh lagi untuk berjuang," pungkas Irma menegaskan.
Sumber: Suara.com