SuaraSoreang.id – Ambu Anne Ratna Mustika buka-bukaan soal apa yang menjadi masalah dirinya bersama Dedi Mulyadi.
Secara gamblang Anne mengatakan jika dirinya dalam berumah tangga hanya ingin simpel.
Dikatakannya soal nafkah yang dia tahu adalah soal urusan dapur bukan hal lain.
Oleh karena itu, Anne tidak ragu lagi menggugat Dedi Mulyadi yang merupakan anggota DPR RI dari Golkar.
Dalam sidang gugatan cerai lanjutan, Bupati Purwakarta Ambu Anne Ratna Mustika bahkan sampai menyinggu biaya si bungsu.
Bukan itu saja, ada 10 rumah mobil mewah yang juga jadi bahasan Anne.
Semua itu diungkap Anne saat sidang gugat cerai suaminya Kang Dedi Mulyadi kembali digelar di Pengadilan Agama Purwakarta, Rabu (1/2/2023).
Anne datang langsung untuk bersidang. Sedangkan Dedi Mulyadi tidak hadir dan hanya diwakilkan pada kuasa hukum, Ojat Sudrajat.
Dari sana semua "isi dapur" antara Anne dan Dedi Mulyadi terbongkar.
Kemungkinan besar bahtera kehidupan rumah tangga selama 19 tahun antara Anne dan Dedi Mulyadi ini tidak bisa diselamatkan lagi.
Baca Juga: BIKIN EMOSI! Kabar Tiko Anak Ibu Eny Tak Direstui Calon Mertua Hingga Diusir buat Netizen Geram
Ambu Anne kepada wartawan seusai sidang cerai mengatakan, mendengar keterangan pihak tergugat Kang Dedi sesuai dengan alat bukti yang disampaikan kepada majelis hakim.
Anne mengatakan jika Dedi Mulyadi menyebut biaya pilkada adalah bagian dari nafkah keluarga.
Dari sana Anne sampai menyebut ada 10 rumah yang harus masuk dalam bagian.
“Dia (Dedi Mulyadi) nafkahi saya dengan dasar biaya pilkada," kata Ambu Anne.
"Pembelian telur, beras, ada juga nafkah yang dia berikan membayar tagihan listrik beberapa lokasi rumah. Tadi hampir 10 rumah,” jelas Ambu Anne Ratna.
Tegas Anne termasuk yang harus dibayarkan adalah rumah anak Dedi Mulyadi yang paling besar, Maulana Akbar.