SuaraSoreang.id - Beredar kabar yang menarasikan bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjadi tersangka kasus kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
Sebuah konten di YouTube mengklaim Anies Baswedan jadi tersangka kasus kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
Sebuah akun YouTube mengunggah konten dengan judul, "AHOK SERET ANIES KASUS KEBAKARAN DEPO PELUMPANG DI SEBABKAN ANIS," pada 7 Maret 2023.
Konten tersebut juga memuat thumbnail dengan kalimat, "ANIS JADI TERSANGKA !! ANIS TERNYATA PANIK DAN KETAKUTAN SETELAH LIHAT BUKTI INI," benarkah demikian?
CEK FAKTA:
Berdasarkan penelusuran, foto Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam konten tersebut merupakan foto ilustrasi artikel di salah satu media online.
Artikel tersebut berjudul, "Hindari Mangkrak, Ahok Ajukan Syarat untuk Investor Monorel" yang tayang pada Rabu (14/1/2015).
Sementara foto Anis Baswedan identik dengan ilustrasi artikel berjudul, "DPRD Kritik TGUPP Anies: Pakai APBD Tanpa Pertanggungjawaban" yang tayang pada Kamis (5/12/2019) di salah satu media daring.
Yang membedakan, foto Anies Baswedan di konten YouTube dibuat mirroring, dari hadap kanan jadi hadap kiri.
Sementara video dengan durasi delapan menit tersebut tidak membahas Ahok menyeret Anies Baswedan dalam kasus kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
Baca Juga: Punya Rangkap 30 Jabatan Selain Jadi Menteri Keuangan, Berapa Gaji Sri Mulyani?
Video yang diunggah melalui media sosial YouTube tersebut hanya menyatukan beberapa video saja.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa konten video yang mengklaim Ahok menyeret Anies Baswedan dalam peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang adalah tidak benar.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandung.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected]. (*/Mella Azizah)