Cegah Aksi Terorisme di Asian Games, INASGOC Buat Desk Intelijen

Senin, 14 Mei 2018 | 11:20 WIB
Cegah Aksi Terorisme di Asian Games, INASGOC Buat Desk Intelijen
Ketua INASGOC Erick Thohir (kanan) di kantor Kemkominfo, Jakarta, Minggu (13/5/2018). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) akan membuat badan khusus demi mencegah serangan terorisme saat berlangsungnya Asian Games 2018, Agustus mendatang.

Ketua INASGOC Erick Thohir menyebut pihaknya akan membuat desk intelijen. Nantinya, Deputi IV INASGOC yang membidangi keamanan, akan bekerjasama dengan Polri dan TNI untuk mengurusi masalah ini.

"Saya rasa kita dari INASGOC tentu bekerja keras bagaimana kita meminimalisir risiko baik dari ancaman fisik maupun siber," ungkap Erick saat ditemui di Kantor Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta Pusat, Minggu (13/5/2018).

"Kalau ancaman fisik, kita percaya dengan TNI dan Polri. Kita akan membuat desk khusus, desk intelijen supaya bersinergi dalam mengantisipasi (ancaman)," sambungnya.

Selain itu, kata Erick, INASGOC akan memperketat masalah akreditasi. Nantinya, mulai dari wartawan, pejabat, penonton maupun atlet dan ofisial harus memiliki akreditasi, demi meminimalisir ancaman terorisme saat berlangsungnya event Asian Games 2018.

"Dalam perjalanan ke arena pertandingan, atlet dan tamu undangan, di setiap bus akan didampingi pihak kemananan dari Polri. Juga ada iring-iringan dan proteksi dari pihak-pihak lain," ujar Erick.

Antisipasi keamanan fisik maupun siber di Asian Games nanti, kata Erick, tentunya membutuhkan dukungan dan peran dari berbagai pihak, khususnya peran masyarakat.

"Yang penting juga, bagaimana masyarakat harus membantu keamanan ini secara bersama-sama. Karena yang terjadi di Surabaya hari ini, di Sudirman waktu itu, masyarakat harus berpartisipasi," kata Erick.

Sebelumnya, INASGOC bersama Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla, Kemkominfo, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta beberapa pihak lain, telah melakukan koordinasi untuk menangani masalah keamanan, khususnya keamanan siber.

Dibantu Kemkominfo dan BSSN, INASGOC telah membentuk badan khusus siber. Hal itu sekaligus untuk memperkokoh sistem keamanan mandiri INASGOC, yang diberi nama Main Operation Center (MOC) yang telah bekerjasama dengan INAFIS Polri dan Bais TNI.

Aksi terorisme baru-baru ini kembali muncul di Indonesia. Insiden di Mako Brimob, Depok dan bom di Surabaya dua hari terakhir, Minggu dan Senin (13-14/5/2018), membuat banyak pihak mempertanyakan kesiapan keamanan di Asian Games 2018 nanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI