Pertajam Akurasi Atlet, Pelatnas Panahan Berlakukan Aturan Ini

Selasa, 05 Juni 2018 | 14:00 WIB
Pertajam Akurasi Atlet, Pelatnas Panahan Berlakukan Aturan Ini
Lokasi pelatnas panahan di Lapangan Panahan GBK, Senayan, Jakarta Pusat. (Suara.com/Arief Apriadi)

Suara.com - Kurang dari tiga bulan, jelang Asian Games 2018, pelatnas panahan mulai menerapkan simulasi baru demi mempertajam akurasi memanah para atlet.

Hal itu disampaikan pelatih kepala tim nasional (timnas) panahan Indonesia, Denny Trisjanto, saat ditemui awak media di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018).

Denny mengatakan, dirinya telah menerapkan simulasi berupa perubahan aturan dalam target sasaran panahan, khususnya bagi atlet yang turun di nomor beregu.

Jika dalam latihan sebelumnya atlet masih boleh menembak di area lingkaran biru pada papan sasaran, kini mereka hanya diperbolehkan menembak ke lingkaran lebih kecil yang berwarna merah dan kuning.

"Itu (lingkaran biru) sudah saya hilangkan, jadi atlet sudah tak boleh lagi menembak kesitu. Jadi hanya ada kuning dan merah saja," ungkap Denny.

Menurut Denny, hal itu dilakukan agar para atlet panahan bisa lebih disiplin mengenai akurasi memanah mereka. Sebab, memanah ke area lingkaran biru dinilai bukan sebuah keberhasilan, karena poin yang diperoleh cukup kecil.

"Jadi hanya ada kuning dan merah saja, kalau anak panahnya ke (lingkaran) biru kita anggap miss (gagal). Karena kekalahan kita disitu, anak-anak masih ada yang menembak biru. Biru itu tak menguntungkan lawan, tapi mengurangi skor kawan," jelas mantan atlet pancak silat nasional itu.

Denny pun mencontohkan bagaimana pentingnya akurasi dalam cabang olahraga panahan, khsusunya bagi nomor beregu baik recurve maupun compound.

"Misalkan, dua temannya sudah dapat poin 10 dan 10, tapi dia cuma dapat 6, tiga nah lawannya menembak tiga kali dengan poin masing-masing 9, maka kita sudah kalah," tutur Denny menjelaskan.

Selain menggelar simulasi, Denny juga mengatakan telah memberi tambahan latihan bagi seluruh atletnya. Selain latihan formal pagi dan sore hari, di sesi malam, Denny memberikan porsi meditasi untuk memperbaiki kualitas pernafasan atlet.

"Sekarang masuk pra kompetisi, fisik (atlet) sudah mulai turun. Tapi dengan kita latihan pernafasan, mereka bisa latihan terus," kata Denny.

Saat ini skuat panahan Indonesia telah komplit terdiri dari 16 atlet yang terbagi delapan putra dan delapan putri.

Di Asian Games 2018, kontingen panahan Indonesia tak dibebankan medali oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), namun atas kesepakatan personal dengan Menpora Imam Nahrawi, mereka diharapkan mampu mendulang satu medali emas dari nomor recurve beregu campuran atas nama Diananda Choirunisa dan Riau Ega Agata Salsabila.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI