Mimpi Mulia David Jacobs, Rangkul Anak Difabel Lewat Tenis Meja

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 20 September 2018 | 12:21 WIB
Mimpi Mulia David Jacobs, Rangkul Anak Difabel Lewat Tenis Meja
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bermain tenis meja bersama atlet para tenis meja, David Jacobs (kiri), saat meninjau pelatnas bulutangkis dan tenis meja Indonesia yang akan berlaga di ajang Asian Para Games 2018 di Hartono Trade Center, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (15/9/2018). [Dok. Biro Setpres]

Suara.com - Atlet para tenis meja andalan Indonesia, David Jacobs, bersiap tampil habis-habisan membela Merah Putih di ajang Asian Para Games 2018 di Jakarta, 6-13 Oktober mendatang.

Usia yang sudah menginjak kepala empat, tak menghalangi peraih medali emas Asian Para Games 2014 Incheon, Korea Selatan, itu untuk terus memberikan prestasi bagi Indonesia.

Disamping ambisinya untuk terus memberikan prestasi bagi Tanah Air, lelaki berdarah Ambon itu punya mimpi lain yang diharapkan segera terwujud.

Baca Juga: Kisah Ni Nengah, Antara Wonder Woman dan Harumkan Indonesia

David Jacobs yang merupakan satu dari banyak penyandang disabilitas di Indonesia, punya cita-cita mulia untuk meningkatkan semangat dan mengedukasi anak-anak difabel melalui tenis meja.

Belajar dari pengalaman, dirinya ingin anak-anak kurang beruntung untuk tetap memiliki pikiran yang positif.

"Passion saya setelah pensiun nanti, saya kan punya klub tenis meja, saya ingin mendidik anak-anak difabel untuk bisa berprestasi. Saya tahu bagaimana anak-anak difabel dimasa kecilnya," kata David Jacobs, 41 tahun, saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Menurut David Jacobs yang mengenang pernah mendapat perlakuan bullying saat kecil, anak-anak yang memiliki keterbatasan fisik harus dirangkul dan diberi semangat. Disabilitas menurutnya bukanlah sebuah kekurangan.

"Harus terus dimotivasi, dikasih semangat. Jangan malu. Dulu kita anggap ini sebuah kekurangan, sekarang buat saya ini adalah kelebihan. Saya ingin mendidik anak muda yang berpotensi, khususnya penyandang disabilitas," ujar David Jacobs.

Dirinya mengakui, para penyandang disabilitas masih kerap kali mendapat perlakuan kurang menyenangkan. Karenanya, peran keluarga sebagai orang terdekat sangat dibutuhkan, demi meraih kesuksesan.

Baca Juga: Asian Para Games : Demi Indonesia, Ni Nengah Rela Menahan Lapar

"Dukungan orang tua dan keluarga itu sangat penting, tanpa mereka kami bukan apa-apa. Keluarga yang tahu bagaimana saat kami gagal dulu, hingga proses menuju kesuksesan," ujar David Jacobs.

Di Asian Para Games 2018, David Jacobs akan turun di kategori C10—tingkat disabilitas paling ringan—pada dua nomor, yakni individu putra dan ganda putra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:49 WIB

Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas

Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 22:00 WIB

MK Putuskan Penyakit Kronis Masuk Kategori Disabilitas, Kabar Baik Bagi Pejuang Autoimun dan Saraf

MK Putuskan Penyakit Kronis Masuk Kategori Disabilitas, Kabar Baik Bagi Pejuang Autoimun dan Saraf

News | Senin, 02 Maret 2026 | 19:10 WIB

Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos

Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 20:09 WIB

Viral Hasna dan Hasni, Kembar Tunarungu yang Resmi Direkrut Retail Ternama

Viral Hasna dan Hasni, Kembar Tunarungu yang Resmi Direkrut Retail Ternama

Entertainment | Jum'at, 27 Februari 2026 | 08:14 WIB

Kisah Perjalanan YouthID: Saat Anak Muda Menembus Batas, Mendengar Suara Disabilitas di Aceh

Kisah Perjalanan YouthID: Saat Anak Muda Menembus Batas, Mendengar Suara Disabilitas di Aceh

Your Say | Rabu, 25 Februari 2026 | 19:10 WIB

Ruang Publik yang Belum Ramah untuk Semua: Siapa yang Akhirnya Disingkirkan?

Ruang Publik yang Belum Ramah untuk Semua: Siapa yang Akhirnya Disingkirkan?

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:11 WIB

Motor Roda 3 dari Program Atensi Kemensos Bantu Wak Keple Bangkitkan Usaha

Motor Roda 3 dari Program Atensi Kemensos Bantu Wak Keple Bangkitkan Usaha

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 18:04 WIB

Tas Siaga Bencana: Kunci Kesiapsiagaan Inklusif untuk Disabilitas dan Keluarga

Tas Siaga Bencana: Kunci Kesiapsiagaan Inklusif untuk Disabilitas dan Keluarga

Your Say | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:34 WIB

Terkini

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:15 WIB

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:12 WIB

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:09 WIB