5 Momen Tak Terlupakan Olahraga Nasional di 2018

Rully Fauzi | Arief Apriadi
5 Momen Tak Terlupakan Olahraga Nasional di 2018
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia, (IPSI) Prabowo Subianto (kanan) saling berpelukan usai pesilat Hanifan Yudani Kusumah (tengah) menyabet medali emas di Asian Games 2018. [ANTARA FOTO/Kumparan/INASGOC/Aditia Noviansyah]

Dalam rentang satu tahun terakhir ini, ada banyak momen berkesan yang tak terlupakan dalam dunia olahraga nasional.

Suara.com - Kalender 2018 akan segera berakhir dalam hitungan hari. Dalam rentang satu tahun terakhir ini, ada banyak momen berkesan yang tak terlupakan dalam dunia olahraga nasional.

Sepanjang 2018, dunia olahraga Indonesia memang menyajikan banyak momen. Ya, dari yang menimbulkan kegembiraan, kesedihan, rasa haru, semua tersaji lengkap.

Terlebih memang dengan dihelatnya ajang Asian Games dan Asian Para Games 2018 di Indonesia, tepatnya di kota Jakarta dan Palembang. Semarak dan euforia pesta olahraga antar negara-negara Asia itu menyeruak ke seluruh penjuru Tanah Air, dan tentunya melahirkan momen-momen bersejarah.

Well, Suara.com telah merangkum lima momen tak terlupakan dari dunia olahraga Indonesia sepanjang 2018. Check this out!

1. Selebrasi Jonatan Christie 

Nama pebulutangkis tampan Jonatan Christie sontak menjadi perbincangan khalayak usai meraih medali emas di Asian Games 2018.

Selain menyudahi 12 tahun penantian wakil tunggal putra Indonesia di multievent terbesar Asia itu, selebrasi Jojo -sapaan akrab Jonatan- juga menjadi salah satu momen yang epic.

Jonatan berhasil meraih medali emas usai menaklukan tunggal putra China Taipei, Chou Tien Chen dengan skor 21-18, 20-22 dan 21-15.(Suara.com/Oke Dwi Atmaja)
Selebrasi Jonatan Christie usai berhasil menyabet medali emas Asian Games 2018. [Suara.com/Oke Dwi Atmaja]

Jonatan sukses membuat heboh masyarakat Indonesia khususnya kaum hawa, usai secara spontan membuka baju dan memamerkan otot perutnya. Selebrasi ini dilakukan Jojo setelah mengalahkan Chou Tien Chen (Cina Taipei) di partai final nomor individu Asian Games 2018.

Selebrasi pamer otot Jonatan menjadi viral di media sosial. Bahkan saking hebohnya selebrasi tersebut, pebulutangkis 21 tahun itu mendapat kesempatan menjadi bintang di beberapa iklan televisi.

2. Pelukan Hanifan "Menyatukan" Jokowi-Prabowo

Asian Games 2018 memang seakan-akan menjadi alat pemersatu bangsa. Momen pelukan dua Calon Presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto bisa menjadi buktinya.

Jokowi dan Prabowo memang secara tak sengaja berpelukan saat menghadiri pertandingan cabang olahraga pencak silat di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta. 

Saat itu, atlet pencak silat Indonesia, Hanifan Yudani Kusumah yang berhasil meraih medali emas, secara tak terduga merangkul Jokowi dan Prabowo untuk saling berpelukan. Tak ayal, Jokowi dan Prabowo pun terlihat 'mesra'. Ya, semua berkat spontanitas Hanifan yang cukup nyeleneh itu.

Momen tersebut pun menjadi perbincangan yang cukup menghebohkan, khususnya di dunia maya. Pasalnya, Jokowi dan Prabowo memang merupakan rival dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Republik Indonesia, termasuk pada Pemilu 2019 mendatang.

3. Cedera Anthony Sinisuka Ginting

Cederanya Anthony Sinisuka Ginting di babak final nomor beregu Asian Games 2018 juga menjadi salah satu momen yang menghebohkan dunia olahraga Indonesia.

Bukan karena akhirnya Indonesia kembali gagal meraih medali emas di nomor beregu Asian Games sejak 1998, namun lantaran perjuangan luar biasa Anthony yang menjadi momen mengharukan bagi pecinta bulutangkis di Tanah Air.

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, alami cedera saat melawan wakil Cina, Shi Yuqi, dalam final bulutangkis beregu putra Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8). [Humas PBSI]
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting (bawah) mengalami cedera saat melawan wakil Cina, Shi Yuqi dalam final cabor bulutangkis beregu putra Asian Games 2018. [Humas PBSI]

Anthony yang saat itu turun menghadapi tunggal putra Cina, Shi Yuqi bermain mati-matian, sebelum akhirnya menyerah saat pertandingan menunjukan skor ketat 21-14, 21-23, 20-21 (retired).

Sempat mendapat perawatan dari tim medis, Anthony memilih memaksakan diri untuk kembali turun ke lapangan saat gim ketiga menunjukan skor sama kuat 19-19. Dirinya bahkan sempat unggul 20-19, sebelum akhirnya terkapar tak berdaya.

Kerja keras yang diperlihatkan pebulutangkis kelahiran Cimahi, Jawa Barat itu pun mengundang pujian dari berbagai kalangan. Bahkan, Presiden Joko Widodo yang hadir di Istora Senayan, Jakarta langsung menghampiri Anthony di ruang perawatan.  

4. Miftahul Jannah Tolak Lepas Hijab

Momen bersejarah olahraga nasional sepanjang 2018 tak hanya terjadi di Asian Games 2018. Dari ranah perjuangan kaum difabel, yakni Asian Para Games 2018, atlet judo tuna netra, Miftahul Jannah sukses mencuri perhatian.

Miftahul yang diketahui menggunakan hijab pada kesehariannya, menolak melepas hijabnya saat turun gelanggang. Akibatnya, atlet asal Aceh tersebut harus didiskualifikasi.

Pejudo putri Indonesia Miftahul Jannah meninggalkan arena usai didiskualifikasi dari pertandingan kelas 52 kg blind judo Asian Para Games 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (8/10), karena tak mau lepas hijab saat bertanding. [Antara/Bola.com/M Iqbal Ichsan]
Pejudo tuna netra Indonesia, Miftahul Jannah. [Antara/Bola.com/M Iqbal Ichsan]

Kejadian itu sempat membuat heboh masyarakat Indonesia, lantaran keyakinan yang dianut Miftahul berbenturan dengan peraturan Federasi Olahraga Tuna Netra Internasional (IBSA), terkait larangan menggunakan hijab atau penutup kepala yang berkaitan dengan keselamatan atlet.

5. Lalu Muhammad Zohri Juara Dunia

Momen heboh dari dunia olahraga Indonesia juga terjadi sebelum berlangsungnya Asian Games dan Asian Para Games 2018, yakni lewat sprinter muda Lalu Muhammad Zohri.

Zohri, pemuda asal Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil mengguncang dunia atletik usai berhasil meraih gelar juara dunia Kejuaraan Dunia Atletik U-20 untuk nomor 100 meter putra di Tempere, Finlandia pada 11 Juli 2018.

Atlet Indonesia juara dunia atletik nomor Lari 100 meter U-20 Lalu Muhammad Zohri (kanan) membentangkan Bendera Merah Putih setibanya dari Finlandia di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/7). Lalu Muhammad Zohri menjadi Juara atletik nomor Lari 100 meter putra Kejuaraan Dunia IAAF U-20 2018 di Finlandia. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Atlet Indonesia juara dunia atletik nomor Lari 100 meter U-20, Lalu Muhammad Zohri (kanan). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Zohri berhasil mencatatkan waktu 10,18 detik, dan mengalahkan dua sprinter unggulan asal Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison.

Kejutan Zohri nyatanya tak berakhir sampai di situ. Saat turun di nomor 4x100 meter putra Asian Games 2018, Zohri bersama Fadlin, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara, berhasil meraih medali perak sekaligus mempecundangi negara unggulan Cina, yang harus puas meraih perunggu.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS