- Tunggal putra Indonesia, Zaki Ubaidillah, lolos ke semifinal Australian Open 2026 setelah mengalahkan wakil Malaysia di Sydney.
- Zaki menang dua gim langsung melalui strategi menekan sejak awal pertandingan untuk membalas kekalahan pertemuan sebelumnya.
- Zaki akan melawan Dong Tian Yao dari China pada babak semifinal yang berlangsung hari Sabtu, 13 Juni 2026.
Suara.com - Tunggal putra Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah atau Ubed berhasil memenuhi target menembus semifinal Australian Open 2026 setelah mengalahkan wakil Malaysia Justin Hoh pada laga perempat final di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Jumat (12/6/2026).
Pebulu tangkis muda Indonesia itu tampil meyakinkan dengan kemenangan dua gim langsung 21-7, 21-13. Hasil tersebut sekaligus menjaga peluang Ubed untuk melangkah ke partai final turnamen BWF Super 500 tersebut.
“Pertama, alhamdulillah, sangat senang dan bersyukur bisa diberi kemenangan tanpa cedera dan bisa memenuhi target saya,” kata Ubed.
![Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempat final Australian Open 2026 usai mengalahkan unggulan Hong Kong, Lee Cheuk Yiu. Ubed mengaku belajar dari kegagalan sebelumnya. [Dok. PBSI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/11/31817-moh-zaki-ubaidillah-australian-open-2026.jpg)
Kemenangan ini juga menjadi ajang balas dendam bagi Ubed setelah sebelumnya kalah dari Justin Hoh pada Kejuaraan Beregu Asia (BATC). Ia mengaku banyak belajar dari kekalahan tersebut dengan mempelajari kembali rekaman pertandingan lawan.
“Pada pertemuan terakhir saya kalah. Dari sana saya belajar. Saya mencoba lihat permainannya lagi. Analisis lagi video sebelumnya,” ujar Ubed.
Ubed mengatakan dirinya sudah menyiapkan strategi sejak awal pertandingan. Ia memilih fokus pada pola permainan sendiri dan langsung memberikan tekanan kepada lawan tanpa mengambil terlalu banyak risiko.
“Dari awal saya sudah harus siap, lebih memikirkan pola main saya sendiri. Dari awal saya sudah mau menekan duluan, tidak mau coba-coba pukulan. Akhirnya bisa sesuai dengan apa yang saya mau terutama di gim pertama,” kata Ubed.
Permainan agresif Ubed terus berlanjut pada gim kedua. Meski Justin Hoh mulai mampu mengimbangi permainan setelah interval, wakil Indonesia itu tetap mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.
“Di gim kedua saya terus mempertahankan tekanan saya kepada dia dan terus bermain nyaman. Tapi selepas interval, dia mulai tahu cara mengimbangi main saya dan itu membuat sedikit agak kebingungan. Cukup ada perlawanan di akhir gim kedua,” kata dia.
Pada babak semifinal yang berlangsung Sabtu (13/6/2026), Ubed akan menghadapi wakil China, Dong Tian Yao. Lawan tersebut tidak bisa dianggap remeh karena berhasil menyingkirkan sejumlah pemain unggulan dalam perjalanannya menuju empat besar.
“Saya harus waspada,” tutur Ubed.
Dong Tian Yao sebelumnya sukses mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting, Chou Tien Chen, dan Ng Ka Long Angus. Meski demikian, Ubed tetap optimistis peluang menuju final masih terbuka lebar.
“Pastinya besok semua pemain punya kans masing-masing, semoga besok harapannya bisa jauh lebih baik dan bisa melangkah ke final,” ujar dia.