Suntik Motivasi Tim Indonesia, Mario Teguh: Kalian Bukan Orang Biasa

Rizki Nurmansyah
Suntik Motivasi Tim Indonesia, Mario Teguh: Kalian Bukan Orang Biasa
Mario Teguh (kiri) memberikan suntikan motivasi kepada skuat Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019 di The Plaza, Jakarta, Senin (13/5/2019). [Humas PBSI]

Mario Teguh memberikan motivasi kepada Tim Indonesia yang akan tampil di Piala Sudirman 2019.

Suara.com - PBSI menggelar acara kelas motivasi bagi skuat Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019 di The Plaza, Jakarta, Senin (13/5/2019). Sebagai pengisi acara induk olahraga bulutangkis Indonesia itu mendatangkan motivator kondang Mario Teguh.

Membuka sesi motivasinya, Mario Teguh mengingatkan pentingnya rasa percaya diri dan kekuatan mental. Kedua faktor tersebut dinilai tak kalah penting dengan skill pemain di lapangan.

Akan tetapi keyakinan berlebihan, kata Mario Teguh, juga sebaiknya dihindari atlet. Sebab kesombongan akan berdampak buruk.

"Percaya diri itu bukan 'saya menang, saya menang'. Orang sering gagal karena ini bentuk kesombongan, Tuhan tidak suka orang sombong," kata Mario Teguh, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (13/5/2019).

"Rasa yakin Anda diganti dengan doa, bukannya saya harus menang, tapi 'Tuhan, jika aku diizinkan menang, aku ingin jadi pribadi yang membanggakan Indonesia. Alangkah bahagianya orang tuaku, alangkah bahagianya rakyat Indonesia'."

"Tuhan izinkan aku menjadi juara tahun ini, kalau tidak, aku tahu masih ada waktu untuk itu nanti. Tapi aku ada tugas sekarang untuk menjadi lebih baik dari diriku yang kemarin, bawa piala pulang. Aku tidak takut kalah, karena kekalahan adalah hadiah dari Tuhan. Aku ingin menang'. Tuhan Maha Penyayang, tidak mungkin orang yang ingin menang tidak dikasih cara," sambungnya.

Mario Teguh (kiri) memberikan suntikan motivasi kepada skuat Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019 di The Plaza, Jakarta, Senin (13/5/2019). [Humas PBSI]
Mario Teguh (kiri) memberikan suntikan motivasi kepada skuat Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019 di The Plaza, Jakarta, Senin (13/5/2019). [Humas PBSI]

Dalam acara tersebut, Mario Teguh juga melempar pertanyaan kepada para atlet. Hal ini terkait haters yang dimiliki para atlet di media sosial.

Mario Teguh juga memberikan cara menyikapi para haters. Menurutnya, tak perlu merisaukan haters.

"Apakah anda punya haters? Pasti banyak! Orang-orang yang masuk tim Piala Sudirman, kalian ini bukan orang biasa, kalian terpilih. Jadi pantas jika di luar sana ada orang-orang yang tidak suka sama kalian, karena kalian orang pilihan," tutur Mario Teguh.

"Ada dua alasan kenapa orang menjadi haters. Pertama, dia tidak bisa melakukan yang anda lakukan. Pasti, yang membenci anda pasti tidak bisa melakukan yang anda lakukan. Kedua, dia tidak punya apa yang anda punya. Jadi kalau anda punya pembenci, bersyukur! Berarti anda itu lebih dari mereka," pungkas Mario Teguh.

Sejumlah pebulutangkis saat mengikuti pelepasan tim nasional ke Piala Sudirman di Hotel Century, Jakarta, Sabtu (11/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Sejumlah pebulutangkis saat mengikuti pelepasan tim nasional ke Piala Sudirman di Hotel Century, Jakarta, Sabtu (11/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Acara yang diakhiri dengan buka puasa bersama ini dihadiri juga oleh Ketua Umum PP PBSI Wiranto, Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta dan Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto.

Pada kesempatan itu, Wiranto juga mengatakan hal senada dengan Mario, bahwa pemain yang ada di tim inti Piala Sudirman merupakan orang-orang terpilih dan mereka harus memanfaatkan kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan.

"Adik-adik yang berjumlah 20 orang ini adalah orang terpilih dari 260 juta rakyat Indonesia. Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," tutur Wiranto.

"Tentunya dengan doa dan restu dari masyarakat Indonesia, dengan simbol cium bendera Merah Putih kemarin, itu merupakan simbol bahwa kami semua, masyarakat Indonesia ada di belakang semua atlet yang akan berjuang."

"One for all, all for one. Bertandinglah semaksimal mungkin, tunjukkan prestasi terbaik, semoga kita bisa membawa pulang Piala Sudirman," tukas Wiranto.

Piala Sudirman 2019 akan berlangsung di Nanning China pada 19-26 Mei mendatang. Tim Indonesia rencananya akan bertolak dari Tanah Air pada, Rabu (15/5/2019) pukul 08.15 WIB.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS