Aries Susanti: Mengawali Karier di Atletik, Mendunia di Panjat Tebing

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Senin, 11 November 2019 | 09:32 WIB
Aries Susanti: Mengawali Karier di Atletik, Mendunia di Panjat Tebing
Atlet panjat tebing Indonesia, Aries Susanti Rahayu, melakukan selebrasi setelah memenangi final kategori speed putri Asian Games 2018 di Arena Panjat Tebing Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Kamis (23/8/2018). [Antara/INASGOC/Hendra Nurdiyansyah]

Suara.com - Sejak mengawali karier di dunia olahraga, Aries Susanti Rahayu tak pernah terpikir menjadi atlet panjat tebing yang justru membuatnya berada di level dunia.

Perempuan kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, 21 Maret 1995 itu justru lebih dulu mengenal cabang olahraga atletik semasa kanak-kanak.

Atlet berjuluk Spider-Woman Indonesia itu baru menggeluti dunia panjat tebing saat duduk di bangku SMP.

"Mulai kenal panjat tebing di tahun 2007 akhir. Setahun kemudian mulai ikut lomba," ujar Aries, beberapa waktu lalu.

Aries Susanti mengenal olahraga yang terkenal ekstrim itu dari guru olahraganya. Atlet yang besar di desa Taruman itu dinilai tak punya bakat lebih di atletik, dan disarankan memilih cabang olahraga lain.

"Beliau melihat basic saya sepertinya mampu untuk di panjat tebing. Akhirnya saya diperkenalkan oleh beliau," katanya.

"Kenapa saya mau? Karena dahulu saya dari SD sampai SMP ikut lomba atletik belum pernah meraih juara di tingkat provinsi. Hanya sampai kabupaten saja."

Pilihan yang dibuat Aries nyatanya berbuah manis. Sempat kesulitan mengikuti ritme latihan, perempuan 24 tahun itu perlahan-lahan mulai menunjukkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Jadi saya banting setir ke dunia panjat tebing. Alhamdulillah bisa sampai seperti sekarang," kenang Aries Susanti.

Awal Karier di Pelatnas Panjat Tebing Indonesia

Peruntungan Aries Susanti Rahayu menggeluti dunia panjat tebing langsung berbuah hasil pada 2008.

Ia tak hanya bertaji di kabupaten maupun provinsi, namun turut menembus kompetisi tingkat nasional.

Pada Kejuaraan Nasional Junior di Yogyakarta 2008, Aries sukses meraih medali perak. Itu merupakan kompetisi resmi pertama yang dijalani anak kandung dari pasangan Sanjaya dan Maryati.

Atlet panjat tebing putri yang dijuluki Spider-Woman Indonesia, Aries Susanti Rahayu, usai mengikuti acara penyerahan bonus di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Atlet panjat tebing putri yang dijuluki Spider-Woman Indonesia, Aries Susanti Rahayu, usai mengikuti acara penyerahan bonus di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Ia kemudian mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau. Sayang saat itu Aries Susanti gagal membawa pulang medali.

Aries baru meraih hasil pada multievent terakbar nasional adalah saat mengikuti PON 2016. Kala itu, anak ketiga dari tiga bersaudara itu merebut medali perak untuk kategori speed beregu putri.

Prestasi demi prestasi yang diraih Aries Susanti di kancah nasional membuat FPTI, selaku induk federasi panjat tebing Indonesia, kepincut merekrutnya ke dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas).

Pada 2017, Aries mendapat ajakan dari Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Hendra Basir untuk turut berlatih berasma-sama atlet top lainnya dalam persiapan ke Asian Games 2018.

Meski berstatus sebagai lawan tanding atau pemain cadangan, Aries nyatanya mampu bersaing dan mengalahkan atlet-atlet Pelatnas. Hasil itu membuat FPTI mengubah statusnya sebagai atlet inti.

Dari Medali Emas Kejurnas hingga Pecahkan Rekor Dunia

Setelah meraih berbagai prestasi di kancah nasional seperti medali emas Kejurnas Junior 2008, kiprah Aries Susanti di dunia panjat tebing semakin melejit berkat keberhasilannya masuk Pelatnas FPTI.

Debut internasionalnya pun terjadi di Kejuaraan Asia 2017 yang berlangsung di Iran. Saat itu, Aries hanya meraih medali perunggu di nomor andalannya, speed.

Pada seri Kejuaraan Dunia 2017 Xiamen, China, Aries sukses meraih medali perak. Sementara di seri Kejuaraan Dunia 2018 di Tai'an China, atlet berhijab itu merebut medali perunggu.

Nama Aries Susanti semakin mencuat setelah sukses meraih gelar juara di seri Piala Dunia 2018 tepatnya di Chongqing, China. Prestasi itu membuat FPTI semakin mengandalkannya untuk Asian Games 2018.

Atlet panjat tebing Indonesia, Aries Susanti Rahayu, melambaikan tangan setelah memenangi final kategori speed putri Asian Games 2018 di Arena Panjat Tebing Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Kamis (23/8/2018). [Antara/INASGOC/Iwan Cheristian]
Atlet panjat tebing Indonesia, Aries Susanti Rahayu, melambaikan tangan setelah memenangi final kategori speed putri Asian Games 2018 di Arena Panjat Tebing Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Kamis (23/8/2018). [Antara/INASGOC/Iwan Cheristian]

Aries mengaku sangat bangga dengan raihan presatsinya di kancah internasional. Dia senang karena harapannya mengibarkan bendera Merah Put di luar negeri terwujud.

"Menurut saya semua kejuaraan sangat berkesan dan pastinya saat saya bisa mengibarkan bendera Merah Putih untuk Timnas Panjat Tebing Indonesia di Chongqing," kata Aries.

Di Asian Games 2018, penampilan apik Aries Susanti berlanjut. Dipercaya sebagai tulang punggung, ia merebut medali emas dengan mengalahkan seniornya, Puji Lestari, pada babak final di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, akhir Agustus 2018.

Teranyar, Aries Susanti Rahayu sukses mencuri perhatian setelah meraih emas di ajang IFSC World Cup Xiamen 2019. Tak hanya itu, Aries juga memecahkan rekor dunia.

Pada perlombaan yang berlangsung, Sabtu (19/10/2019) itu, Aries mencatatkan waktu 6,995 detik. Ia mengalahkan YiLing Song (China) di final, yang cuma mencatat waktu 9,032 detik.

Raihan 6,995 detik tak hanya mengantarkannya meraih medali emas. Namun memecahkan rekor dunia panjat tebing dengan menjadi wanita pertama yang mencatatkan waktu di bawah 7 detik.

Atlet panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu (tengah) melakukan selebrasi usai memecahkan rekor kecepatan dunia saat final Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di Xiamen, China, Sabtu (19/10). [ANTARA FOTO/Waspodo]
Atlet panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu (tengah) melakukan selebrasi usai memecahkan rekor kecepatan dunia saat final Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di Xiamen, China, Sabtu (19/10). [ANTARA FOTO/Waspodo]

"Hasil itu yang pasti saya bersyukur Alhamdulillah. Bersyukur sekali karena bisa pecah rekor dunia," ujar Aries Susanti.

Menurutnya, tak ada rahasia atau hal-hal khusus yang membuat kiprahnya bisa sehebat ini. Dia hanya berlatih keras dan mencoba mengikuti seluruh instruksi pelatih.

"Yang pasti terus latihan, tidak pantang menyerah, dan buat saya kekuatan pikiran itu sangatlah hebat. Karena saat itu kondisi jari saya belum baik dari cedera sebelumnya," bebernya.

Orang Tua sebagai...

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Top 5 Olahraga: Hendra / Ahsan Tersingkir, Ruiz Minta Maaf Kalahkan Joshua

Top 5 Olahraga: Hendra / Ahsan Tersingkir, Ruiz Minta Maaf Kalahkan Joshua

Sport | Sabtu, 09 November 2019 | 07:10 WIB

5 Berita Olahraga Pilihan: Daud Yordan Sparring 102 Ronde

5 Berita Olahraga Pilihan: Daud Yordan Sparring 102 Ronde

Sport | Jum'at, 08 November 2019 | 22:05 WIB

Top 5 Olahraga: Kevin / Marcus Siap Jumpa Ganda Jerman, Tyson Latih Ngannou

Top 5 Olahraga: Kevin / Marcus Siap Jumpa Ganda Jerman, Tyson Latih Ngannou

Sport | Jum'at, 08 November 2019 | 06:05 WIB

Berita Olahraga Pilihan: Si Leher Beton Mike Tyson Setuju Latih Ngannou

Berita Olahraga Pilihan: Si Leher Beton Mike Tyson Setuju Latih Ngannou

Sport | Kamis, 07 November 2019 | 21:00 WIB

5 Berita Olahraga Pilihan: Mikey Garcia Tantang Manny Pacquiao

5 Berita Olahraga Pilihan: Mikey Garcia Tantang Manny Pacquiao

Sport | Rabu, 06 November 2019 | 22:05 WIB

Terkini

Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis

Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis

Sport | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:35 WIB

Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026

Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026

Sport | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan

AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan

Sport | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:05 WIB

ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia

ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:15 WIB

Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026

Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:22 WIB

Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026

Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:03 WIB

Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno

Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:00 WIB

Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026

Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:01 WIB

Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026

Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:58 WIB

Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur

Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:32 WIB