Hoki RI Tak Boleh Main di SEA Games 2019 karena Dualisme, PHSI Ogah 'Damai'

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Kamis, 05 Desember 2019 | 20:07 WIB
Hoki RI Tak Boleh Main di SEA Games 2019 karena Dualisme, PHSI Ogah 'Damai'
Sejumlah atlet timnas hoki berlatih di Lapangan Hoki, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (23/3/2018), guna persiapan Asian games 2018. [Antara/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Ketua Umum Persatuan Hoki Seluruh Indonesia (PHSI) Raj Kumar Singh kukuh tak mau berunding guna menyelesaikan dualisme di tubuh induk olahraga hoki Tanah Air.

Sebagaimana diketahui, masalah dualisme ini berefek buruk bagi Timnas hoki Indonesia di kancah internasional.

Teranyar, Timnas hoki Indonesia dilarang bertanding di SEA Games 2019 lantaran Federasi Hoki Asia (AHF) menganggap masalah dualisme belum terselesaikan.

Timnas hoki Indonesia yang berangkat ke SEA Games 2019 diketahui berada di bawah naungan Federasi Hoki Indonesia (FHI), kendati didaftarkan menggunakan nama National Olympic Committe (NOC) Indonesia.

FHI diketahui hanya mendapat pengakuan dari pihak NOC Indonesia dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Namun, terkait keanggotaan di Federasi Hoki Internasional (FIH), masih dipegang PHSI.

Kendati dualisme ini mengancam eksistensi timnas hoki Indonesia di level internasional, Raj Kumar Singh mengaku tetap enggan 'berdamai'.

"Tak bisa (kami berunding). FHI ini tak kuasai hoki, (pengurusnya) bukan pemain hoki. Waktu mereka bikin FHI, federasi ini pun formator segera kirim dua surat, minta restu saya," ujar Kumar saat dihubungi Suara.com, Kamis (5/12/2019).

"Saya bilang kalau dia orang hoki, saya tak setuju. Kedua, dia harus punya duit (untuk memutar roda organisasi)," sambungnya.

baca juga
 Tim Hoki Indoor RI Timba Ilmu di Republik Ceko. (Dok Istimewa)
Tim Hoki Indoor RI. [Ist]

Lebih jauh, PHSI disebut Kumar bersikeras agar NOC Indonesia untuk mengakui mereka sebagai federasi yang sah. Hal itu lantaran keanggotaan di FIH dipegang oleh PHSI.

"Iya tetap. Tidak mungkin, karena kalau kita minta (mereka) diakui, kita akan dikeluarkan dari FIH sebagai anggota," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SEA Games: Warung Indo di Filipina 'Kebanjiran' Kontingen Indonesia

SEA Games: Warung Indo di Filipina 'Kebanjiran' Kontingen Indonesia

Sport | Kamis, 05 Desember 2019 | 17:20 WIB

Begini Kronologi Timnas Hoki Indonesia Dilarang Tampil di SEA Games 2019

Begini Kronologi Timnas Hoki Indonesia Dilarang Tampil di SEA Games 2019

Sport | Kamis, 05 Desember 2019 | 16:17 WIB

Klasemen Sementara Medali SEA Games 2019: Indonesia Menyodok ke Posisi 3

Klasemen Sementara Medali SEA Games 2019: Indonesia Menyodok ke Posisi 3

Sport | Kamis, 05 Desember 2019 | 16:00 WIB

Cuma Beri Lawan 4 Poin, Shesar Maju ke Perempat Final SEA Games 2019

Cuma Beri Lawan 4 Poin, Shesar Maju ke Perempat Final SEA Games 2019

Sport | Kamis, 05 Desember 2019 | 11:22 WIB

Top 5 Olahraga: Indonesia Rajai Beregu Putra, Tim Hoki RI Dilarang Tampil

Top 5 Olahraga: Indonesia Rajai Beregu Putra, Tim Hoki RI Dilarang Tampil

Sport | Kamis, 05 Desember 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:30 WIB

Haji Isam Masuk BYAN, RKAB 3 Tambang Dikabarkan Segera Terbit

Haji Isam Masuk BYAN, RKAB 3 Tambang Dikabarkan Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:28 WIB

Cara Menghilangkan Bau Basi Membandel di Magic Com, Cek Bagian Ini

Cara Menghilangkan Bau Basi Membandel di Magic Com, Cek Bagian Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:27 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kapan Sidang?

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kapan Sidang?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:24 WIB

Bara Tersembunyi di Tumpukan Bahan Baku, Kebakaran Gudang Mojokerto Masuk Hari Kedua

Bara Tersembunyi di Tumpukan Bahan Baku, Kebakaran Gudang Mojokerto Masuk Hari Kedua

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 11:19 WIB

Bikin Dada Bergetar, Dokter Ungkap Suara Sound Horeg Picu Denyut Jantung dan Tensi Naik

Bikin Dada Bergetar, Dokter Ungkap Suara Sound Horeg Picu Denyut Jantung dan Tensi Naik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:18 WIB

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 11:17 WIB

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

×