Penampilan Timnas Indonesia Belum Memuaskan di Dua Seri IBL 2020

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Kamis, 23 Januari 2020 | 14:51 WIB
Penampilan Timnas Indonesia Belum Memuaskan di Dua Seri IBL 2020
Calon pebasket naturalisasi Timnas Indonesia, Lester Prosper (ketiga dari kiri) saat menghadapi NSH Jakarta di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Senin (6/1/2020) malam WIB [Suara.com/Arief Apriadi].

Suara.com - Timnas Indonesia dinilai belum tampil memuaskan di ajang Indonesian Basketball League (IBL) 2020. Skuat asuhan Rajko Toroman disebut masih memerlukan banyak perbaikan.

Timnas Basket Indonesia menjadi satu dari 10 peserta IBL 2020.

Keikutsertaan di IBL dilakukan sebagai persiapan jelang mengikuti ajang kualifikasi FIBA Asia Cup 2021, Februari 2020 mendatang.

Dalam dua seri IBL 2020 yang telah bergulir, Timnas yang menggunakan nama Indonesia Patriots nyatanya tak tampil impresif.

Dari lima laga, Akri Dikania Wisnu dan kawan-kawan meraih empat kemenangan dan satu kekalahan.

Pemain Timnas basket Indonesia, Arki Dikania Wisnu saat memainkan laga uji tanding kontra Satria Muda Pertamina Jakarta di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (3/1/2020). [Dok. Instagram@official_timnasbasket]
Pemain Timnas basket Indonesia, Arki Dikania Wisnu saat memainkan laga uji tanding kontra Satria Muda Pertamina Jakarta di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (3/1/2020). [Dok. Instagram@official_timnasbasket]

Hasil itu memang membuat Indonesia Patriots duduk diperingkat teratas klasemen IBL 2020 dengan raihan sembilan poin.

Namun, secara praktik, performa tim yang diisi para pemain terbaik se-Tanah Air plus dua pebasket impor itu tak mencerminkan hasil yang diraih.

Manajer Timnas Basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella tak menampik bahwa Indonesia Patriots masih membutuhkan waktu untuk bisa menunjukkan performa meyakinan.

Manajer Timnas basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella saat menghadiri peluncuran logo dan rooster skuat Garuda di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020). (Suara.com / Arief Apriadi)
Manajer Timnas basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella saat menghadiri peluncuran logo dan rooster skuat Garuda di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020). (Suara.com / Arief Apriadi)

Para pemain yang dipanggil belakangan, yakni Arki Dikania Wisnu, Lester Prosper, dan Brandon Jawato, disebutnya belum terlalu klop dengan strategi yang dijalankan Rajko Toroman.

baca juga

"Dua seri ini berbeda. Pada seri pertama di Semarang skuat kami belum lengkap, Abraham (Damar Grahita) belum main. Tak bisa dipungkiri dia elemen yang sangat penting," ujar Fareza saat dihubungi Suara.com, Kamis (23/1/2020).

"Di seri perdana juga Arki, Lester, dan Brandon masih butuh waktu adaptasi. Kekalahan kami dari Pelita Jaya jadi lecutan dan membuat kami sadar bahwa semua tim IBL ingin menang lawan Timnas," sambungnya.

Pada seri kedua yang berlangsung di Bandung, performa Indonesia Patriots bisa dibilang meningkat.

Mereka menyapu bersih kemenangan atas HangTuah, Louvre, dan Prawira.

Namun Fareza mengakui bahwa penampilan Indonesia Patriots belum mencapai level yang diinginkan.

Dia berharap skuat asuhan Rajko Toroman itu bisa tampil lebih cemerlang di seri-seri IBL selanjutnya.

"Di seri kedua kami belajar. Tim juga sudah lengkap meski Arki di game kedua tidak main. Para pemain juga sudah lebih terbiasa dengan sistem dari coach Toro," jelas Mocha.

"Hal itu membuat penampilan kami bisa lebih baik dari seri pertama, walaupun secara keseluruhan performa Timnas Indonesia belum sampai maksimal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampil Buruk di 2 Seri IBL, HangTuah Rombak Susunan Pemain Asing

Tampil Buruk di 2 Seri IBL, HangTuah Rombak Susunan Pemain Asing

Sport | Selasa, 21 Januari 2020 | 10:57 WIB

IBL 2020: Indonesia Dipermalukan Pelita Jaya, Toroman Soroti Hal Ini

IBL 2020: Indonesia Dipermalukan Pelita Jaya, Toroman Soroti Hal Ini

Sport | Senin, 13 Januari 2020 | 13:43 WIB

IBL 2020: Cetak 26 Poin, Prosper Bawa Timnas Indonesia Lumat Pacific

IBL 2020: Cetak 26 Poin, Prosper Bawa Timnas Indonesia Lumat Pacific

Sport | Sabtu, 11 Januari 2020 | 16:20 WIB

Comeback di IBL, Dimaz Muharri Terkesima Antusias Penonton

Comeback di IBL, Dimaz Muharri Terkesima Antusias Penonton

Sport | Sabtu, 11 Januari 2020 | 13:27 WIB

Kelly Purwanto Ingin Tagar #NoKellyNoParty Tetap Menggema di IBL 2020

Kelly Purwanto Ingin Tagar #NoKellyNoParty Tetap Menggema di IBL 2020

Sport | Kamis, 09 Januari 2020 | 14:45 WIB

Terkini

57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:15 WIB

Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi

Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:15 WIB

Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah

Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12 WIB

GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT

GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:10 WIB

Soal Pemberian Amplop kepada Pejabat, Gratifikasi Sebaiknya Ditolak Sejak Awal

Soal Pemberian Amplop kepada Pejabat, Gratifikasi Sebaiknya Ditolak Sejak Awal

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:09 WIB

Daftar Warna Keberuntungan Shio 2026, Bawa Energi Positif Menurut Ahli

Daftar Warna Keberuntungan Shio 2026, Bawa Energi Positif Menurut Ahli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:03 WIB

Kafka on the Shore: Perjalanan Menemukan Diri di Antara Mimpi dan Kenyataan

Kafka on the Shore: Perjalanan Menemukan Diri di Antara Mimpi dan Kenyataan

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:00 WIB

KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga

KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:55 WIB

Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen

Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen

Video | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:55 WIB

7 Smartwatch yang Bagus buat Pelacakan Kebugaran dengan Fitur Lengkap Olahraga

7 Smartwatch yang Bagus buat Pelacakan Kebugaran dengan Fitur Lengkap Olahraga

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:50 WIB

×