PBSI Susun Protokol Jelang Pemberlakuan New Normal di Indonesia

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Rabu, 03 Juni 2020 | 19:01 WIB
PBSI Susun Protokol Jelang Pemberlakuan New Normal di Indonesia
Kabid Binpres PBSI Susy Susanti ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - PBSI tengah mempersiapkan protokol untuk menyambut wacana New Normal di Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Beberapa aturan telah diterapkan PBSI di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.

Kekinian sudah melahap program latihan secara normal di mana karyawan PBSI lainnya juga sudah diberi akses memasuki Pelatnas.

"Iya saat ini kami sedang membuat aturan, sudah mulai normal," kata Kabid Binpres PBSI Susy Susanti saat dihubungi Suara.com, Rabu (3/6/2020).

"Tapi tetap dalam lingkup atlet. Kalau tidak penting-penting banget tidak boleh keluar Pelatnas."

Sebelumnya, PBSI memberlakukan kebijakan karantina mandiri bagi atlet dan pelatih Pelatnas.

Selain atlet, karyawan PBSI non-ofisial seperti cleaning service tidak diperkenankan memasuki area Pelatnas.

Kekinian, peraturan itu sudah mulai dilonggarkan. Karyawan PBSI sudah diperbolehkan masuk area Pelatnas kendati wajib mengikuti protokol Covid-19 dari pemerintah.

Agar lebih meyakinkan, atlet dan ofisial juga disebut Susy kembali menjalani rapid test Covid-19 pada 29 Mei 2020.

baca juga

Hasil rapid test menunjukkan seluruh atlet dan ofisial negatif virus Corona.

"Kalau kemarin hanya atlet saja yang ada di dalam Pelatnas, sekarang (karyawan lain) sudah mulai aktif. Tetapi tetap jaga jarak dan lebih diatur," beber Susy.

"Jadi mereka akan bertugas kalau atlet itu tidak ada. Misalkan, cleaning service akan membersihkan asrama saat atlet sedang latihan. Jadi asrama kosong."

"Tapi soal orang luar PBSI masih belum boleh datang ya. Termasuk wartawan. Kita batasi orang luar karena kita tidak tahu mereka habis dari mana saja. Kita minimalisir," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditlantas Polda Metro Jaya Akan Buka Kembali Gerai Perpanjangan SIM di Mal

Ditlantas Polda Metro Jaya Akan Buka Kembali Gerai Perpanjangan SIM di Mal

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 18:36 WIB

Mulai Pekan Ini, Program Latihan Kevin Sanjaya Cs Kembali Normal

Mulai Pekan Ini, Program Latihan Kevin Sanjaya Cs Kembali Normal

Sport | Rabu, 03 Juni 2020 | 18:35 WIB

Untuk Bisa Sukses, New Normal Wajib Dibarengi dengan Penurunan Kasus Baru

Untuk Bisa Sukses, New Normal Wajib Dibarengi dengan Penurunan Kasus Baru

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 18:33 WIB

Dibuka, Pemprov DKI Siapkan Panduan New Normal di Diskotek dan Panti Pijat

Dibuka, Pemprov DKI Siapkan Panduan New Normal di Diskotek dan Panti Pijat

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 18:17 WIB

Cara Isi BBM di SPBU Pertamina Pada Masa New Normal

Cara Isi BBM di SPBU Pertamina Pada Masa New Normal

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2020 | 17:57 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×