alexametrics

Hamilton dan Mercedes Berpeluang Pecahkan Rekor di Portugal

Syaiful Rachman
Hamilton dan Mercedes Berpeluang Pecahkan Rekor di Portugal
Pebalap Mercedes Lewis Hamilton melaju saat sesi kualifikasi F1 GP Rusia di Sochi Autodrom Circuit.Bryn Lennon / POOL / AFP

Hamilton saat ini menyamai rekor Michael Schumacher.

Suara.com - Lewis Hamilton dan tim Mercedes bisa mencetak sejarah di Formula 1 pada Minggu (25/10/2020) ketika Portugal untuk pertama kalinya setelah 24 tahun kembali ke kalender balapan yang terganggu oleh pandemi tahun ini.

Juara dunia enam kali itu telah menyamai capaian 91 kemenangan Grand Prix Michael Schumacher dua pekan lalu di Nurburgring, Jerman, dan kali ini ia memiliki kesempatan untuk memecahkan rekor tersebut di Sirkuit Algarve, Portimao, yang bakal menggelar Grand Prix perdana mereka.

Sementara itu, Mercedes mendapat kesempatan pertama mereka untuk mengunci gelar konstruktor ketujuh kalinya secara beruntun.

Agar ambisinya tercapai, tim juara bertahan itu perlu mengemas 40 poin lebih banyak dari Red Bull, yang berarti mereka harus finis 1-2 atau 1-3, dengan syarat tim rival finis tanpa poin.

Baca Juga: Vietnam Batal Gelar F1 2020

Penampakan mobil Mercedes milik Lewis Hamilton usai menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi GP Italia di Sirkuit Monza, Sabtu (5/9/2020). [AFP]
Penampakan mobil Mercedes milik Lewis Hamilton usai menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi GP Italia di Sirkuit Monza, Sabtu (5/9/2020). [AFP]

Tim pabrikan Jerman itu saat ini unggul 180 poin, dengan lima balapan tersisa setelah Portugal yang menawarkan total 220 poin hingga akhir musim.

Di bawah sistem poin baru di F1, tim bisa mengakumulasikan maksimal 44 poin dalam satu balapan lewat finis 1-2 serta mencetak waktu tercepat.

Proposisi yang lebih realistis adalah Mercedes mengklaim titel konstruktor di Imola satu pekan setelah itu, ketika cukup menjaga margin 176 poin.

Red Bull telah dua kali gagal mengemas poin dari 11 balapan yang telah digelar musim ini sedangkan Hamilton telah tujuh kali naik podium teratas dengan rekan satu timnya, Valtteri Bottas, dua kali dan kini terpaut 69 poin di klasemen pebalap dengan enam balapan tersisa.

Mercedes telah mencetak 40 poin atau lebih di enam balapan, dengan tiga kali finis 1-2, namun dari semua situasi itu Red Bull mampu mencuri sedikitnya 15 poin.

Baca Juga: Sebastian Vettel Sebut Schumacher Lebih Hebat dari Hamilton

Bottas gagal menyelesaikan lomba di Nurburgring karena masalah power unit, yang menjadi pukulan keras terhadap peluangnya berebut gelar tahun ini.

Komentar