alexametrics

Manajer Pramac Ducati Sebut Absennya Marc Marquez Bikin Balapan Makin Liar

Rauhanda Riyantama | Cesar Uji Tawakal
Manajer Pramac Ducati Sebut Absennya Marc Marquez Bikin Balapan Makin Liar
Persaingan Valentino Rossi dan Marc Marquezdi MotoGP Argentina 2018 (Twitter/MotoGP)

Faktor inilah yang justru bikin Dovizioso kesulitan.

Suara.com - MotoGP 2020 telah usai dan menyisakan sederet kejutan yang jarang terlihat selama beberapa musim sebelumnya.

Selain pembekuan mesin dan jumlah seri balapan yang lebih sedikit, balapan di tahun lalu juga dimenangi oleh juara baru, Joan Mir dari Suzuki.

Andrea Dovizioso dan sederet pembalap Ducati lainnya yang diprediksi bakal menyajikan penampilan dominan saat Marc Marquez cedera panjang, justru malah tampil angin-anginan.

Manajer Pramac Ducati, Francesco Guidotti mengatakan bahwa absennya Marc lebih berpengaruh dalam capaian Ducati dibandingkan dengan faktor pemilihan ban baru oleh Michelin.

Baca Juga: Top 5 Sport: Kontrak Habis, Bagaimana Nasib Richard Mainaky dkk di PBSI?

"Jika kita melihat 2019, Marquez memenangi kejuaraan dengan poin dua kali lipat dari Maverick Vinales yang berada di urutan tiga klasemen. Jika Marc tak ada, mungkin anda akan mengunggulkan mereka yang masuk tiga besar," ucapnya seperti dikutip dari GP One (8/1/2021).

"Namun ini yang dikatakan tabel klasemen, bukan saya. Kita membicarakan mengenai pembalap yang memenangi 6 gelar dalam 7 tahun. Jika anda menyingkirkan Marquez dari perhitungan, justru ada kemungkinan kemunculan pembalap on unggulan yang bakal menang karena dia yang menang bakal lebih disorot dari juara dua atau tiga," imbuhnya.

Rider Johann Zarco MotoGP melaju di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria. JOE KLAMAR / AFP
Rider Johann Zarco MotoGP melaju di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria. JOE KLAMAR / AFP

Ia juga mengatakan bahwa absennya Marc memberi peluang juara bagi setidaknya 9 pembalap lain.

"Tak ada keraguan tentang itu. Bagi saya Dovizioso tak terkendala masalah ban. Absennya Marc inilah yang memberi peluang 9 pembalap lain untuk juara. Ditambah lagi, KTM membuat kemajuan signifikan," ungkapnya lagi.

Jelang kompetisi MotoGP 2021 yang dimulai akhir Maret nanti, Pramac Ducati akan datang dengan dua wajah baru, Johann Zarco dan Jorge Martin.

Baca Juga: Davide Brivio Hengkang, Petinggi Suzuki Mengaku Kaget

Guidotti mengatakan bahwa ia memaklumi Martin jika nantinya saat balapan, eks pembalap KTM Ajo Moto2 ini banyak membuat kesalahan.

Komentar