facebook

NTT Bidik Tiga Medali Emas dari Cabor Kriket di PON Papua

Syaiful Rachman
NTT Bidik Tiga Medali Emas dari Cabor Kriket di PON Papua
Pengurus Provinsi Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Nusa Tenggara Timur Inche Sayuna. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Pada Pra PON 2019 tim kriket NTT berhasil menyabet medali emas.

Suara.com - Pengurus Provinsi Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan meraih tiga medali emas dari cabang olahraga kriket pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

"Target kami bisa menyabet tiga medali emas pada tiga nomor pertandingan kriket yang akan kami ikuti yaitu super sixes, super eight, dan twenty," kata Ketua Pengurus Provinsi PCI NTT Inche Sayuna ketika dihubungi Antara di Kupang, Senin (6/9/2021).

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan target perolehan medali NTT dari cabang olahraga kriket pada PON XX Papua bulan depan.

Inche Sayun mengatakan target tiga medali emas ini merupakan target yang wajar karena tim kriket NTT sejauh ini telah menorehkan hasil yang cukup memuaskan.

Baca Juga: Jaga Motivasi Atlet, KONI Sumut Sediakan Psikolog

Pada PON Jawa Barat 2016, kata dia tim kriket NTT dengan persiapan yang sangat terbatas dan kurang diperhitungkan dapat menyabet medali perunggu. Selanjutnya pada Pra PON 2019 tim kriket NTT berhasil menyabet medali emas.

"Jadi kami cukup optimistis untuk bisa meraih tiga emas pada PON Papua ini," katanya.

Lebih lanjut Inche Sayuna menyebutkan jumlah atlet kriket NTT yang akan diberangkatkan untuk PON Papua sebanyak 14 orang bersama dua orang pelatih dan satu orang manager.

Para atlet, kata dia sejauh telah menjalani pelatihan yang intensif baik latihan mandiri yang dikawal secara daring oleh pelatih selama sekitar dua bulan maupun latihan terpusat di lapangan.

"Semua atlet dan ofisial juga telah menjalani vaksinasi dan saat ini dalam kondisi kesehatan yang baik untuk siap diberangkatkan," katanya.

Baca Juga: Sudah Vaksin COVID-19, Atlet Sumut Siap Berlaga di PON Papua

Kontingen kriket NTT akan diberangkatkan pada 21 September mendatang karena akan bertanding lebih dulu bersama-sama dengan sepak bola pada 25 September sebelumnya pembukaan PON Papua yang dijadwalkan pada 2 Oktober.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar