- Pemprov DKI Jakarta melalui Disparekraf akan menggelar Jakarta Watersport Festival 2026 di Danau Sunter, Jakarta Utara, pada 1-2 Agustus 2026.
- Festival ini menghadirkan kompetisi kayak, stand up paddle, perahu naga, panggung musik, serta bazar UMKM untuk mendukung ekonomi kreatif.
- Ajang olahraga air tersebut bertujuan memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi sport tourism bertaraf internasional dan kota global yang berdaya saing.
Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap menjadikan kawasan Danau Sunter sebagai pusat rekreasi bertaraf internasional melalui Jakarta Watersport Festival 2026.
Ajang olahraga air ini menjadi bagian dari upaya mendorong kebangkitan sport tourism di ibu kota sekaligus mendukung gaya hidup sehat dan dinamis warga Jakarta.
Tak sekadar menghadirkan hiburan akhir pekan, festival yang diprakarsai Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta ini juga menjadi wadah pencarian bibit atlet potensial.
Danau Sunter Disulap Jadi Destinasi Sport Tourism
Jakarta Watersport Festival 2026 akan digelar di kawasan Jakarta Utara pada 1-2 Agustus 2026.
Kepala Disparekraf Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, menilai acara tersebut dapat menjadi strategi untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing.
"Event memiliki peran penting sebagai magnet kunjungan wisatawan."
"Melalui Jakarta Watersport Festival 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda dengan memanfaatkan potensi danau dan kawasan perairan sebagai ruang rekreasi, olahraga, dan hiburan."
Kawasan danau dan waduk yang sebelumnya lebih banyak berfungsi sebagai penampung air kini dioptimalkan menjadi ruang publik yang produktif bagi masyarakat.
Olahraga Air dan Ekonomi Kreatif
"Festival ini bukan hanya menghadirkan kompetisi olahraga air, tetapi juga atraksi, hiburan, serta produk ekonomi kreatif yang dapat dinikmati seluruh masyarakat."
Untuk mewujudkannya, panitia menyiapkan lima segmen aktivitas utama bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Masyarakat dapat menyaksikan kompetisi kayak balap dan tur, stand up paddle (SUP), hingga balap perahu naga.
Bagi masyarakat yang ingin mencoba olahraga air, tersedia program interaktif 'Mendadak Dayung' yang didampingi instruktur profesional.
Panggung musik dan stan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Pemprov DKI Jakarta juga akan melengkapi festival tersebut.
Dorong Citra Jakarta sebagai Kota Global
"Kami berharap Jakarta Watersport Festival menjadi salah satu agenda yang mendorong wisatawan untuk datang ke Jakarta, memperpanjang lama tinggal, serta memberikan dampak positif bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Andhika.
Penguatan kalender acara daerah terus dilakukan agar wisatawan memiliki alasan untuk berkunjung ke Jakarta sepanjang tahun.
"Jakarta terus menghadirkan berbagai event tematik yang mampu memberikan alasan bagi wisatawan untuk berkunjung sepanjang tahun."
"Melalui penyelenggaraan Jakarta Watersport Festival, kami ingin memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi sport tourism yang tidak hanya memiliki fasilitas olahraga, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman wisata yang unik dan berkelas."
"Hal ini sejalan dengan upaya Jakarta memperkuat posisinya sebagai kota global yang kompetitif dan destinasi wisata unggulan di kawasan," tutup Andhika.
Pengembangan Kawasan Perairan
Kawasan Danau Sunter telah melalui proses pembenahan untuk memulihkan fungsi ekologisnya sebelum dikembangkan sebagai arena olahraga dan rekreasi.
Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan standar keamanan dan regulasi pertandingan terpenuhi.
Pengembangan destinasi wisata berbasis pesisir dan perairan ini diharapkan turut meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Jakarta Utara.